Kanselir Friedrich Merz Rombak Kabinet Jerman Usai Skandal Jens Spahn
📅 Kamis, 30 Jul 2026, 01:41 WIB | Oleh: Alfred
MOSKOW - Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier melakukan penunjukan yang diusulkan kepadanya oleh Kanselir Friedrich Merz saat merombak pemerintahan baru-baru ini, menurut pernyataan kantor kepresidenan Jerman pada Rabu.
"Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier menyerahkan surat pemberhentian dan pengangkatan sesuai arahan kanselir federal," kata kantor kepresidenan dalam sebuah pernyataan.
Nina Warken diberhentikan dari jabatannya sebagai menteri kesehatan dan diangkat menjadi menteri urusan khusus sekaligus kepala Kantor Kanselir.
Pengangkatan itu dilakukan karena kepala Kantor Kanselir sebelumnya, Thorsten Frei, dinominasikan untuk memimpin blok Uni Demokrat Kristen dan Uni Sosial Kristen (CDU/CSU) yang berkuasa di parlemen. Pertemuan luar biasa kelompok parlemen akan memberikan suara atas pencalonannya hari ini.
Mantan Sekretaris Jenderal CDU Carsten Linnemann diangkat sebagai menteri kesehatan. Mantan Menteri Transportasi, Patrick Schnieder, digantikan oleh Steffen Bilger, yang sebelumnya menjabat sebagai sekretaris parlemen pertama kelompok parlemen CDU/CSU di parlemen.
Selama upacara tersebut, Steinmeier mengatakan bahwa para menteri baru akan dilantik pada sesi parlemen pertama pada September.
Pada 24 Juli, Merz mengumumkan perombakan kabinet menyusul pengunduran diri ketua fraksi parlemen CDU/CSU, Jens Spahn, terkait skandal ibu pengganti. Keputusan tersebut menuai kritik di kalangan anggota partai CDU.
Selain itu, surat kabar Bild melaporkan bahwa anggota parlemen CDU di parlemen negara bagian Rhineland-Palatinate membatalkan pertemuan dengan Merz sebagai bentuk protes atas pemecatan Schnieder.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!