Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UI Latih Warga Pulau Pramuka Budidaya Ikan Nila Air Payau untuk Tambah Penghasilan

5 Selasa, 28 Jul 2026, 14:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
UI Latih Warga Pulau Pramuka Budidaya Ikan Nila Air Payau untuk Tambah Penghasilan UI Latih Warga Pulau Pramuka Budidaya Ikan Nila Air Payau untuk Tambah Penghasilan Doc: Antara
Ket. Warga Kepulauan Seribu mengikuti pelatihan budidaya ikan air payau sebagai alternatif untuk menambah penghasilan.

Jakarta - Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Indonesia (UI) menggelar pelatihan budidaya ikan nila air payau bagi warga Pulau Pramuka, Kelurahan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara, untuk menghadirkan alternatif usaha perikanan yang adaptif terhadap kondisi pesisir dan perubahan lingkungan.

“Budidaya ikan nila air payau menjadi solusi untuk membantu masyarakat pesisir memperoleh sumber penghasilan alternatif ketika aktivitas melaut terkendala cuaca,” kata Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Indonesia Dr. Filia di Jakarta, Selasa (28/7).

Dia mengatakan saat ini, nelayan menghadapi tantangan yang semakin besar akibat perubahan kondisi lingkungan. Maka dari itu, budidaya ikan nila air payau dapat menjadi alternatif usaha yang berkelanjutan.

Melalui pelatihan tersebut, pihaknya memperkenalkan teknologi budidaya yang sesuai dengan kondisi Pulau Pramuka, mulai dari pengaturan salinitas, kepadatan tebar, manajemen pakan hingga pemantauan kualitas air agar hasil budidaya lebih optimal.

Filia menjelaskan ikan nila yang dibudidayakan di air payau memiliki pertumbuhan yang relatif cepat, dengan masa panen sekitar tiga hingga empat bulan. Selain itu, ikan tersebut juga memiliki cita rasa yang lebih gurih dibandingkan nila air tawar.

Dia pun menegaskan tim pengabdian masyarakat UI terus mengembangkan model budidaya ikan nila air payau berbasis media galon, yang disesuaikan dengan karakteristik lingkungan pesisir Pulau Pramuka.

Dalam melakukan pelatihan dan pendampingan kepada peserta, pihaknya melibatkan peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam bidang perikanan dan kelautan Dedy Yaniharto bersama dengan peneliti dan mahasiswa dan alumni UI.

Pelatihan itu diikuti oleh warga Pulau Pramuka, Kelompok Wanita Tani (KWT) Hijau Lestari, serta pengurus RT. Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan teknik budidaya ikan nila salin menggunakan media galon sebagai solusi bagi wilayah dengan lahan terbatas.

Sementara itu, Ketua RT 03/05 Pulau Pramuka Nurlela menilai inovasi budidaya ikan nila air payau dapat menjadi peluang usaha baru bagi masyarakat.

"Kami mengapresiasi Universitas Indonesia yang telah memberikan pelatihan kepada warga. Harapannya, ilmu yang diperoleh dapat diterapkan, sehingga masyarakat memiliki alternatif usaha perikanan, terutama saat musim angin, ketika nelayan tidak dapat melaut," ungkap Nurlela. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Cristiano Ronaldo Umumkan P...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Gunung Merapi Berstatus Siaga, BPBD Sleman Tingkatkan Kesiapsiagaan Potensi Bencana

Gunung Merapi Berstatus Siaga, BPBD Sleman Tingkatkan Kesiapsiagaan Potensi Bencana

05 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.