Studi Sun Life: 80 Persen Masyarakat Indonesia Tertekan Biaya Hidup, Literasi Keuangan Jadi Penentu Ketahanan Finansial
📅 Selasa, 09 Jun 2026, 19:20 WIB | Oleh: Haryo BronoMeski demikian, studi menemukan bahwa tingkat penggunaan AI cenderung lebih tinggi pada individu yang telah memiliki literasi keuangan yang baik. Hal ini menunjukkan bahwa teknologi berfungsi sebagai alat pendukung, sementara kemampuan memahami dan mengevaluasi informasi tetap menjadi fondasi utama dalam pengambilan keputusan keuangan.
Albertus menegaskan bahwa perkembangan teknologi tidak menghilangkan pentingnya peran penasihat keuangan profesional, terutama dalam pengambilan keputusan yang bersifat strategis dan berdampak jangka panjang.
“Teknologi telah mengubah cara masyarakat mengakses informasi dan literasi keuangan, namun tidak menggantikan kebutuhan akan panduan ahli atau penasihat keuangan yang bertanggung jawab. Penguatan fondasi ini tetap penting agar individu dapat mengevaluasi informasi secara kritis, mengambil keputusan yang tepat, serta menavigasi lanskap keuangan yang semakin kompleks menuju ketahanan finansial yang lebih baik,” katanya.
Secara keseluruhan, Financial Resilience Index 2026 menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, tekanan biaya hidup masih menjadi tantangan terbesar bagi rumah tangga Indonesia. Kedua, literasi keuangan terbukti menjadi faktor penting dalam membangun ketahanan finansial. Ketiga, pemanfaatan teknologi AI semakin mengubah cara masyarakat memperoleh informasi dan panduan keuangan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di tengah ketidakpastian ekonomi yang masih berlangsung, individu dengan tingkat literasi dan kesiapan finansial yang lebih baik terbukti lebih mampu mempertahankan rasa percaya diri, tetap optimistis, serta menjaga fokus pada tujuan keuangan jangka panjang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!