Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS Kecam tindakan Tiongkok di LTS

📅 Senin, 10 Agu 2026, 02:30 WIB | Oleh:
AS Kecam tindakan Tiongkok di LTS Doc: US State Department
Ket. Tommy Pigott

WASHINGTON DC - Amerika Serikat (AS) pada Sabtu (8/8) menuduh Tiongkok melakukan aktivitas yang mengganggu stabilitas di dekat Scarborough Shoal yang dipersengketakan di Laut Tiongkok Selatan (LTS), dengan mengatakan bahwa Tiongkok menggunakan argumentasi lingkungan yang meragukan untuk mengajukan klaim teritorialnya.

Scarborough Shoal adalah formasi terumbu karang yang kaya akan ikan, terletak 240 kilometer dari pulau utama Luzon di Filipina dan ratusan kilometer dari daratan Tiongkok. Baik Beijing maupun Manila mengklaim kepemilikan atas atol karang yang menjadi titik konflik ini.

“Amerika Serikat menolak upaya berkelanjutan Tiongkok untuk memberlakukan cagar alam nasional yang destabilisasi di Scarborough Reef dan menghalangi nelayan Filipina mengakses wilayah penangkapan ikan tradisional mereka,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, Tommy Pigott.

 “Ini adalah upaya sepihak lain dari Tiongkok untuk menggunakan dalih lingkungan dan hukum yang meragukan, yang didukung oleh paksaan, untuk memajukan klaim teritorial dan maritimnya yang luas di Laut Tiongkok Selatan dengan mengorbankan negara-negara tetangganya,” kata Pigott dalam sebuah pernyataan.

Pernyataan Pigott tersebut diakhiri dengan kalimat bahwa AS akan berdiri bersama sekutu mereka, Filipina, dalam mendukung Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

Tiongkok baru-baru ini menerbitkan peraturan baru tentang pengelolaan cagar alam yang secara sepihak mereka buat tahun lalu di sekitar gosong karang tersebut, yang dikendalikan oleh Beijing.

Beijing mengklaim sebagian besar LTS, termasuk gosong karang yang menjadi titik konflik, meskipun ada putusan internasional yang menyatakan bahwa klaim tersebut tidak memiliki dasar hukum.

Tiongkok pun menolak untuk berpartisipasi dalam panel arbitrase dan malah mengajukan apa yang secara luas disebut sebagai garis sembilan titik (nine-dash line), sebuah garis perbatasan melingkar yang menegaskan kedaulatan Tiongkok di sebagian besar LTS.

Tiongkok menjadi lebih agresif di kawasan ini dalam beberapa tahun terakhir, membangun pulau-pulau buatan dan mencegat nelayan Filipina di perairan yang diperebutkan.

Tiongkok dan Filipina pun secara teratur berkonflik mengenai wilayah sengketa. Insiden terbaru antara kedua negara terjadi bulan lalu.

Sementara AS sendiri berupaya menggunakan sengketa teritorial semacam itu untuk memajukan posisinya sendiri di Asia, dan sering kali memihak sekutunya di kawasan tersebut dalam menghadapi manuver agresif dari Beijing.

Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, juga mengutuk beberapa aktivitas Tiongkok di wilayah tersebut, termasuk penggunaan meriam air terhadap kapal-kapal Filipina.

“Seluruh dunia melihatnya, dan itu mengkhawatirkan,” kata Menlu Rubio kepada wartawan di sela-sela pertemuan Asean di Manila pada Juli lalu. “Kami memiliki peran, dan kami tidak akan meninggalkan sekutu kami. “Kami telah menjelaskan hal itu dengan sangat jelas,” tegas dia. AFP/AlJazeera/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
Kabar Baik yang Melegakan! Asap Karhutla Mulai Menjauh dari Jabodetabek, Ini Penjelasan BMKG

Kabar Baik yang Melegakan! Asap Karhutla Mulai Menjauh dari Jabodetabek, Ini Penjelasan BMKG

17 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.