Judi Online Rp2,5 Triliun Mengalir di Jabar, Dedi Mulyadi Dorong LPM Perkuat Ekonomi Desa
📅 Minggu, 09 Agu 2026, 01:30 WIB | Oleh: Tim PenulisBandung - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) turut mendorong percepatan pembangunan desa dengan mengeksekusi berbagai proyek infrastruktur kerakyatan sekaligus memastikan optimalisasi dana desa.
"Saya berharap LPM menjadi penggerak dan mitra kerja Provinsi Jawa Barat dalam melakukan percepatan pembangunan dari desa dan kelurahan, seperti pengerukan sungai, pengaspalan jalan, pembangunan rumah rakyat miskin hingga pemasangan jaringan listrik demi penguatan ekonomi desa," kata Dedi di Bandung, Sabtu (8/8).
Menurut Dedi atau biasa disebut KDM, penguatan ekonomi desa menjadi salah satu kunci untuk mencegah masyarakat terjebak dalam Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), terutama akibat iming-iming pekerjaan dengan penghasilan tinggi.
Ia mencontohkan kasus 12 warga Jawa Barat di Maumere yang menjadi korban penganiayaan dan pelecehan di tempat hiburan malam setelah tergiur tawaran pekerjaan.
"Upah tidak sesuai, ada penganiayaan dan pelecehan. Saya sedang berusaha untuk memulangkan dan pemilik tempat hiburan dalam proses pidana. Kita terus dampingi," tegasnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain TPPO, Dedi menyoroti sejumlah ancaman yang dinilai dapat melemahkan perekonomian masyarakat desa, mulai dari judi online, pinjaman online, hingga peredaran obat keras tertentu seperti tramadol di warung-warung desa.
Ia menyebut perputaran uang judi online di Jawa Barat mencapai Rp2,5 triliun dan menilai persoalan tersebut membutuhkan gerakan bersama dari tingkat pusat hingga daerah.
"Seluruh rakyat harus membuat gerakan yang terstruktur dari pusat sampai daerah untuk melakukan perlawanan. Ini bukan sekadar kriminal, namun menjadi masalah global yang dapat melumpuhkan masa depan anak bangsa," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Ketua Umum DPP LPM RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menyatakan kesiapan organisasinya menjadi mitra strategis Pemprov Jabar dalam mempercepat pembangunan desa sekaligus membendung berbagai persoalan sosial di perdesaan.
Pernyataan tersebut disampaikan Doli setelah pengukuhan pengurus LPM di Bandung, Jumat (7/8).
"Kemajuan Indonesia harus dimulai dari percepatan pembangunan desa dengan strategi yang tidak lagi sepenuhnya dari atas ke bawah (top-down), melainkan mengedepankan pendekatan dari bawah ke atas (bottom-up) melalui partisipasi masyarakat," kata Doli.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!