Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Akibat Kebakaran di Gunung Gede Pangrango, Jalur Pendakian Ditutup

📅 Minggu, 09 Agu 2026, 16:05 WIB | Oleh:
Akibat Kebakaran di Gunung Gede Pangrango, Jalur Pendakian Ditutup Doc: ANTARA/HO-Kemenhut
Ket. Petugas berusaha melakukan pemadaman kebakaran lahan di sekitar Kawah Wadon, kawasan Gunung Gede kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Jumat (7/8)

CIANJUR -- Kementerian Kehutanan (Kemenhut) bergerak cepat menanggulangi kebakaran lahan di Alun-Alun Barat Surya Kencana, kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) sebelum merembet lebih jauh ke kawasan hutan.

Dalam keterangan diterima di Jakarta, Sabtu, Kepala melalui Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) Sadtata Noor Adirahmanta menyampaikan upaya pemadaman dimulai pada Kamis (6/8) dan sebagai langkah antisipasi pihaknya menutup sementara seluruh jalur pendakian TNGGP mulai 7 hingga 11 Agustus 2026.

"Berkat kesigapan petugas, MMP, dan relawan di lapangan, api berhasil dipadamkan sepenuhnya. Namun, guna memastikan kondisi benar-benar aman dan mengantisipasi munculnya potensi titik api susulan, tim kami tetap bersiaga melakukan pemantauan dan penyisiran secara bergiliran selama tiga hari ke depan," ujar Sadtata.

Dia menjelaskan bahwa kebakaran tersebut diketahui setelah laporan awal diterima petugas Resor PTN Wilayah Gunung Putri pada pukul 15.15 WIB dari masyarakat pengelola basecamp.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Kemenhut bersama Masyarakat Mitra Polhut (MMP) dan para relawan langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman.

Sadtata mengungkapkan berdasarkan hasil pemantauan lapangan, area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 1 hektare. Kebakaran terutama membakar hamparan rumput kering dan sebagian kecil vegetasi berkayu pada radius sekitar 5 meter dari kawasan sabana edelweiss menuju arah hutan.

Meskipun api telah berhasil dipadamkan, Kemenhut tetap mengambil langkah pencegahan untuk memastikan kawasan benar-benar aman sekaligus melindungi keselamatan pendaki dan masyarakat. Penutupan sementara seluruh jalur pendakian TNGGP juga dilakukan untuk mengefektifkan proses pemulihan kawasan pascakebakaran.

Kebijakan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran Nomor: SE.18 Tahun 2026 sesuai dengan instruksi dari Presiden Prabowo Subianto untuk memprioritaskan melindungi masyarakat dari ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Menjalankan amanat tersebut, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyetujui penutupan sementara seluruh jalur pendakian TNGGP. Penutupan kegiatan pendakian berlaku di seluruh pintu masuk kawasan mulai 7 Agustus hingga 11 Agustus 2026.

"Langkah penutupan ini kami ambil demi keselamatan bersama. Bagi para calon pendaki yang sudah melakukan pemesanan untuk tanggal 7 hingga 11 Agustus 2026, pihak Balai Besar TNGGP memfasilitasi pengembalian dana (refund). Link pengajuan refund akan dikirimkan secara langsung melalui WhatsApp resmi BBTNGGP ke nomor ketua kelompok yang terdaftar saat registrasi," jelas Sadtata.

Pemadaman kebakaran tidak serta-merta menghentikan upaya pengamanan kawasan. Tim di lapangan masih melakukan pemantauan dan penyisiran secara berkala selama tiga hari untuk memastikan tidak terdapat bara atau titik api yang berpotensi kembali memicu kebakaran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

17 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.