Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Truk Tronton Tabrak Pejalan Kaki, DPRD Ambon Minta Penegakan Jam Operasional

📅 Senin, 10 Agu 2026, 01:57 WIB | Oleh:
Truk Tronton Tabrak Pejalan Kaki, DPRD Ambon Minta Penegakan Jam Operasional Doc: ANTARA/Winda Herman
Ket. Ketua Komisi III DPRD Kota Ambon Harry Putra Far-Far.

AMBON - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon mendesak penegakan ketat aturan jam operasional dan pembatasan kecepatan bagi kendaraan berat, Minggu (9/8).

Langkah ini menyusul insiden kecelakaan maut yang melibatkan sebuah truk tronton hingga menewaskan seorang pejalan kaki di perempatan depan Masjid Al Fatah Ambon.

Ketua Komisi III DPRD Kota Ambon Harry Putra Far-Far di Ambon, Minggu, mengatakan kendaraan berat memiliki risiko lebih besar ketika melintas di kawasan padat sehingga pengemudi perlu meningkatkan kewaspadaan.

"Kendaraan berat memiliki risiko lebih besar ketika melintas di kawasan padat penduduk sehingga pengemudi harus meningkatkan kewaspadaan dan tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi," katanya.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah kecelakaan yang melibatkan truk tronton dan seorang pejalan kaki berinisial HN di perempatan depan Masjid Al Fatah Ambon pada 4 Agustus 2026. Korban meninggal dunia dalam kejadian tersebut.

Selain pembatasan kecepatan, Harry meminta perusahaan dan pemilik armada mematuhi ketentuan jam operasional kendaraan berat yang berlaku di Kota Ambon.

"Soal jam operasional itu kan telah diatur dalam Perwali bahwa tronton beraktivitas di jam 10 malam ke atas. Ini supaya mencegah kemacetan dan kecelakaan. Kami harap semua pemilik tronton taat akan aturan ini," katanya.

Menurut Harry, terdapat pengecualian bagi kendaraan tertentu yang mengangkut komoditas ekspor, tetapi operasionalnya tetap harus mengikuti persyaratan yang ditentukan.

Ia meminta kepolisian dan instansi terkait memperkuat pengawasan terhadap operasional kendaraan berat untuk mencegah kecelakaan maupun gangguan lalu lintas.

Harry juga meminta pengemudi dan pemilik armada mengutamakan keselamatan serta mengimbau masyarakat berhati-hati ketika beraktivitas di jalur yang banyak dilalui kendaraan berat.

"Kami turut berbelasungkawa atas kejadian itu. Kami harap semua taat aturan agar peristiwa seperti ini tidak lagi terjadi di kemudian hari," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...

AS Kecam tindakan Tiongkok di LTS

26 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
AS Kecam tindakan Tiongkok ...
Luar Negeri
Paus Leo XIV Serukan Dibuka...
Luar Negeri
Topan Dolphin Terjang Darat...
Megapolitan
Investor Dipermudah dengan ...
Megapolitan
Pemprov Fasilitasi Kolabora...
Jangan Sampai Lewat! Pemutihan Pajak Kendaraan di Kepri Obral Diskon Hingga Gratis Balik Nama

Jangan Sampai Lewat! Pemutihan Pajak Kendaraan di Kepri Obral Diskon Hingga Gratis Balik Nama

09 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.