Bantuan Pembangunan Jalan Desa Tempang Dua Minahasa
📅 Sabtu, 16 Mei 2026, 23:35 WIB | Oleh: Tim PenulisManado - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo) menyalurkan bantuan sosial melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) pembangunan jalan paving di Desa Tempang Dua, Kabupaten Minahasa, Sulut.
"Program yang diinisiasi oleh PLN UP3 Manado ini merupakan hasil kolaborasi sinergis antara PLN, pemerintah desa setempat, serta masyarakat Desa Tempang Dua, Kecamatan Langowan," kata General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, di Manado, Sabtu.
Ia mengatakan pembangunan ini menjadi jawaban atas kebutuhan warga akan akses mobilitas yang lebih memadai guna mendukung aktivitas ekonomi dan sosial sehari-hari.
Dia menegaskan bahwa PLN memiliki mandat yang lebih luas dari sekadar menyalurkan energi listrik, yakni menjadi penggerak roda ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
“PLN memastikan setiap bantuan yang kami berikan melalui program TJSL mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Di Desa Tempang Dua ini, kami fokus pada penguatan infrastruktur dasar yang menjadi urat nadi aktivitas warga,” ungkap Usman.
Sebaiknya Anda baca juga:
Usman menambahkan bahwa keberlanjutan perusahaan tidak dapat dipisahkan dari kondisi sosial masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“Kami percaya bahwa keberlanjutan perusahaan harus berjalan selaras dengan kesejahteraan masyarakat. Melalui pembangunan jalan ini, kami ingin memastikan kehadiran PLN dirasakan langsung manfaatnya, tidak hanya di dalam rumah melalui aliran listrik, tetapi juga di luar rumah melalui fasilitas publik yang berkualitas,” kata Usman.
Proyek yang telah dimulai sejak April 2026 itu kini tengah memasuki tahap konstruksi intensif. Lokasi pembangunan di Desa Tempang Dua dipilih berdasarkan skala prioritas kebutuhan aksesibilitas.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebelumnya, akses jalan di wilayah tersebut masih berupa tanah yang sering kali rusak dan sulit dilalui, terutama saat musim hujan, sehingga menghambat distribusi hasil bumi dan mobilitas warga.
Manajer Komunikasi dan TJSL PLN UID Suluttenggo, Noven Koropit, yang didampingi Asisten Manajer TJSL, Karen Sengke, melakukan peninjauan langsung ke lokasi pengerjaan untuk memastikan progres berjalan sesuai target.
“Program ini bertujuan meningkatkan kualitas infrastruktur desa secara signifikan. Dengan jalan yang dipaving, mobilitas warga menjadi lebih lancar, aman, dan nyaman. Kami berharap ini menjadi stimulus bagi pertumbuhan ekonomi lokal di Langowan,” kata Noven.
Noven juga menjelaskan bahwa seluruh proses pengerjaan dilakukan secara transparan dan koordinatif, mulai dari survei teknis hingga pengerjaan di lapangan yang melibatkan kelompok masyarakat setempat.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Kelompok Masyarakat, Oktavian Lumunon, mengapresiasi atas keterlibatan tenaga kerja lokal dalam proyek ini.
Menurutnya, pengerjaan jalan ini juga memberikan lapangan pekerjaan sementara bagi warga desa, sehingga tercipta semangat pemberdayaan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!