Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Google Luncurkan Fitur Ask Maps AI, Bisa Pesan Makanan dan Hotel Lewat G-Maps

📅 Jumat, 07 Agu 2026, 15:45 WIB | Oleh:
Google Luncurkan Fitur Ask Maps AI, Bisa Pesan Makanan dan Hotel Lewat G-Maps Doc: MacRumors
Ket. Google memperluas kemampuan fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) Ask Maps dengan menghadirkan berbagai fungsi baru yang memudahkan pengguna saat bepergian. Pembaruan tersebut memungkinkan pengguna menyelesaikan tugas berlapis, mulai dari memesan makanan, mencari hotel, hingga memperoleh informasi transportasi umum secara real-time.

JAKARTA - Google memperluas kemampuan fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) Ask Maps dengan menghadirkan berbagai fungsi baru yang memudahkan pengguna saat bepergian. Pembaruan tersebut memungkinkan pengguna menyelesaikan tugas berlapis, mulai dari memesan makanan, mencari hotel, hingga memperoleh informasi transportasi umum secara real-time.

Salah satu kemampuan terbaru Ask Maps adalah membantu pengguna memesan makanan tanpa harus membuka banyak aplikasi. Pengguna cukup memberikan perintah, misalnya memesan menu tertentu untuk diambil dalam perjalanan pulang, kemudian sistem akan mencari restoran yang masih buka di sepanjang rute perjalanan dan menambahkan pesanan ke keranjang belanja untuk ditinjau sebelum pembayaran diselesaikan.

Fitur pemesanan makanan mulai diluncurkan dengan dukungan mitra seperti Square dan Toast. Google juga menyatakan integrasi dengan layanan Uber Eats akan segera tersedia sehingga pilihan tempat pemesanan makanan menjadi lebih luas.

Selain pemesanan makanan, Ask Maps kini dapat membantu pengguna mencari hotel dan berbagai acara di lokasi tujuan. Fitur tersebut mampu membandingkan harga hotel secara real-time, memeriksa ketersediaan kamar, sekaligus memberikan rekomendasi aktivitas maupun tempat menarik di sekitar lokasi menginap.

Google juga menghadirkan pembaruan informasi transportasi umum melalui widget khusus di Ask Maps. Widget tersebut menampilkan informasi terkini mengenai penundaan perjalanan bus, kereta api, kereta bawah tanah, hingga feri sehingga pengguna dapat merencanakan perjalanan dengan lebih akurat.

Pembaruan lainnya adalah hadirnya fitur Personal Intelligence yang memungkinkan Ask Maps terhubung dengan akun Gmail pengguna. Dengan izin pengguna, sistem dapat mempertimbangkan agenda atau rencana perjalanan yang tersimpan di Gmail tanpa harus diberikan instruksi secara berulang.

Google menegaskan koneksi ke Gmail bersifat opsional dan secara default berada dalam kondisi nonaktif. Selain itu, Ask Maps juga dapat mengingat percakapan sebelumnya untuk memberikan respons yang lebih relevan apabila pengguna mengaktifkan pengaturan riwayat percakapan.

Ask Maps turut menghadirkan fitur pengeditan percakapan yang memungkinkan pengguna menambahkan informasi baru atau membagikan rekomendasi tempat menarik. Informasi tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk memberikan saran kepada pengguna lain di komunitas Google Maps.

Google juga mengumumkan perluasan ketersediaan Ask Maps ke sejumlah negara baru, termasuk Indonesia, Australia, Brasil, Kanada, Jepang, dan Meksiko. Dengan perluasan tersebut, Ask Maps kini tersedia di lebih dari 150 negara dan wilayah dalam bahasa Inggris.

Sementara itu, fitur widget transportasi langsung, respons yang dipersonalisasi, serta memori percakapan mulai diluncurkan di seluruh wilayah yang telah mendukung Ask Maps. Adapun fitur pemesanan makanan, pencarian hotel dan acara, serta kontribusi percakapan saat ini baru tersedia di Amerika Serikat dan akan diperluas ke lebih banyak negara pada tahap berikutnya.

Google menyebut Ask Maps dapat diakses melalui versi web maupun aplikasi Google Maps untuk perangkat iOS. Melalui serangkaian pembaruan tersebut, perusahaan berharap pengalaman pengguna dalam merencanakan perjalanan dan menyelesaikan berbagai aktivitas sehari-hari menjadi lebih praktis dengan bantuan teknologi AI.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Luar Negeri
Pintu Uni Eropa Terbuka Leb...
Nasional
Menuju Tol Tanpa Gerbang, P...

Presiden Serbia Aleksandar Vucic Mengundurkan Diri

55 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Presiden Serbia Aleksandar ...
Advertisement
Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.