Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengagetkan Ternyata Ada Senpi Tempur, Polisi Identifikasi Satu Combat Shotgun dalam Temuan 996 Senjata di Sekolah

📅 Jumat, 07 Agu 2026, 15:25 WIB | Oleh:
Mengagetkan Ternyata Ada Senpi Tempur, Polisi Identifikasi Satu Combat Shotgun dalam Temuan 996 Senjata di Sekolah Doc: Antara foto
Ket. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto memberikan keterangan kepada wartawan di Jakarta, Jumat (7/8).

JAKARTA - Polda Metro Jaya mengungkapkan satu dari 996 pucuk senjata yang ditemukan bersama narkoba dan VCD porno di sebuah sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, merupakan senjata api/tempur combat shotgun jenis Franchi SPAS-15 kaliber 12 GA, sedangkan 995 pucuk lainnya dipastikan merupakan senapan angin.

"Dari 996 pucuk yang diduga senjata tadi, kami sampaikan bahwa 995 pucuk merupakan senapan angin, bukan senjata api. Dan satu pucuk merupakan senjata api jenis Franchi SPAS-15 kaliber 12 GA," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto kepada wartawan di Jakarta, Jumat.

Adapun berdasarkan hasil pemeriksaan, senjata api itu ternyata merupakan kepemilikan pria bernama DS, yang telah meninggal dunia beberapa tahun lalu.

"Dari hasil pendalaman Direktorat Intelkam Subdit Wasendak, menemukan bahwa saudara DS sudah meninggal dunia tahun 2020, sehingga senjata ini diamankan untuk penelusuran lebih lanjut," kata Budi.

Adapun terkait 995 pucuk senapan angin, pihak kepolisian belum membeberkan status kepemilikannya.

"Sementara untuk 995 pucuk diduga senjata angin terdiri dari empat pucuk senapan angin kaliber 4,5 milimeter, 215 pucuk pistol angin kaliber 4,5 milimeter, 776 pucuk dan revolver angin kaliber 4,5 milimeter," kata Budi.

Budi mengatakan, ratusan pucuk senjata api itu diamankan di gudang Subdit Wasendak Dit Intelkam Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Diketahui, Kepolisian menemukan dokumen dalam penyelidikan temuan sebanyak 996 pucuk senjata, VCD porno serta narkoba di sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

"Jadi, selain barang-barang yang ditemukan di lokasi, juga ada dokumen," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat.

Dia mengatakan pihak kepolisian mendapatkan informasi temuan tersebut dari yayasan, kemudian melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan dari pihak yayasan.

Sampai dengan saat ini, penyelidikan masih terus berjalan dan dokumen tersebut masih didalami lebih lanjut.

"Terkait dokumen-dokumen ini tentunya penyelidik Satreskrim sedang melakukan penyelidikan dan pendalaman," ujar Joko.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
Ekonomi
Menkeu Suahasil Lantik 5 Pe...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.