Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kecelakaan Truk Tewaskan Satu Orang dan :ukai Sembilandi di Bekasi

📅 Senin, 29 Jun 2026, 16:35 WIB | Oleh:
Kecelakaan Truk Tewaskan Satu Orang dan :ukai Sembilandi di Bekasi Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah.
Ket. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara kecelakaan maut sebabkan 10 orang korban di Simpang Unisma Bekasi, Jalan Cut Mutia Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin.

KOTA BEKASI -- Kepolisian mengungkap identitas korban kecelakaan yang melibatkan truk wing box dan sejumlah sepeda motor di Simpang Kampus Unisma, Jalan Cut Mutia, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin pagi, yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan sembilan lainnya luka-luka.

Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota Komisaris Polisi Gefri Agitia mengatakan korban meninggal dunia bernama Sukanta (42), pengemudi ojek daring beralamat sesuai KTP di Matraman, Jakarta Timur, yang tinggal bersama istrinya di Cikarang, Kabupaten Bekasi.

"Jumlah korban 10 orang, satu meninggal dunia merupakan pengemudi ojek daring asal Jakarta Timur yang tinggal di Cikarang," katanya.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 08.45 WIB saat truk boks Isuzu bernomor polisi B-9916-TXT yang dikemudikan Jones R. Leatemia melaju dari arah selatan menuju utara. Berdasarkan penyelidikan awal, truk diduga mengalami kegagalan fungsi pengereman saat mendekati persimpangan.

Truk kemudian menabrak deretan sepeda motor yang sedang berhenti di lampu lalu lintas Simpang Unisma. Akibat benturan tersebut, satu pengendara meninggal dunia di lokasi, sedangkan korban lainnya dilarikan ke sejumlah rumah sakit.

Korban luka berat yakni Nur Jamilah (51) menjalani perawatan di RS Siloam Bekasi.

Korban lainnya yang masih menjalani perawatan ialah Saiful Qomari (37), Tomiy (24), dan Muhammad Fathurrohman Al Jaziri (21) di RSUD Kota Bekasi, serta Salza Maylia Zukriansyah (26), Eka Sari Effriyanty (49), dan Taufik Hidayat (34) di RS Mitra Timur.

Sementara itu, dua korban lain, Erlis Dwi Setiowati (44) dan Inggrid Selvia Gita (19), yang sebelumnya dirawat di RS Bakti Kartini telah diperbolehkan pulang.

Gefri mengatakan sopir truk telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi-saksi, dan menyelidiki penyebab pasti kecelakaan.

"Kami masih melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi untuk memastikan penyebab kecelakaan," ujarnya.

Secara terpisah, Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menyebut jumlah korban mencapai 10 orang, dengan satu korban masih mengalami luka berat dan beberapa korban lainnya masih menjalani perawatan medis.

Menurut Bobihoe, kecelakaan terjadi saat arus lalu lintas padat karena masyarakat sedang berangkat bekerja. Sebagian besar korban merupakan warga yang tengah beraktivitas, termasuk korban meninggal dunia yang sedang bekerja sebagai pengemudi ojek daring.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

  • Dua Minggu Hilang, Seekor Jerapah Bernama Gracie Ditemukan Segar Bugar 6 Km dari Kandangnya di Texas
    Preview komentar:
    Siapa juga yang mau nyuri Jerapah :) Dia ...
  • Dalam 3 Tahun Terakhir, 114 Orang Menabrakkan Diri di Jalur Kereta Api
    Preview komentar:
    Mereka adalah korban tekanan hidup dan ketidakberdayaan sbg ...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
Jerman Catat Rekor Suhu Tertinggi Sepanjang Masa 41°C Saat Eropa Dilanda Gelombang Panas

Jerman Catat Rekor Suhu Tertinggi Sepanjang Masa 41°C Saat Eropa Dilanda Gelombang Panas

29 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.