Film Supergirl Gagal di Box Office, Bos Warner Bros Tetap Yakin DCU
📅 Jumat, 07 Agu 2026, 15:55 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohJAKARTA - CEO Warner Bros. Discovery David Zaslav akhirnya angkat bicara mengenai masa depan DC Universe (DCU) setelah performa mengecewakan film Supergirl di box office. Meski enggan membahas kegagalan film tersebut secara langsung, Zaslav menegaskan keyakinannya bahwa semesta baru DC masih berada di jalur yang tepat berkat sejumlah proyek besar yang tengah dipersiapkan.
Film Superman garapan James Gunn sebelumnya berhasil menjadi adaptasi buku komik terlaris pada 2025 dan bahkan mengungguli pendapatan tiga film baru Marvel Cinematic Universe (MCU). Namun, momentum positif tersebut tidak mampu dipertahankan setelah Supergirl hanya membukukan pendapatan sekitar 125,9 juta dolar AS secara global, jauh di bawah ekspektasi industri.
Dalam konferensi pers usai laporan keuangan perusahaan, Zaslav mengungkapkan antusiasmenya terhadap proyek Man of Tomorrow yang kembali disutradarai James Gunn. Ia mengaku telah melihat cuplikan awal film tersebut dan optimistis hasil akhirnya akan memuaskan para penggemar.
"Di pihak DC, James fokus pada Man of Tomorrow. Saya melihat beberapa gambar kemarin yang tampak luar biasa. Kemarin juga ulang tahun James, tetapi dia tetap bekerja selama 16 hingga 18 jam sehari. Kami sangat antusias dengan proyek itu," ujar David Zaslav.
Selain memuji James Gunn, Zaslav juga memberikan apresiasi terhadap sutradara Matt Reeves yang tengah menggarap The Batman: Part II. Menurutnya, Reeves bekerja sangat keras untuk menghadirkan kelanjutan kisah Batman yang berkualitas dan mampu memenuhi ekspektasi penggemar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tak hanya itu, Zaslav turut menyoroti sejumlah proyek DC lainnya yang akan segera hadir, seperti serial Lanterns di HBO dan film Clayface. Ia menilai ketiga proyek tersebut menjadi fondasi penting untuk menjaga kesinambungan DC Universe dalam beberapa tahun ke depan.
"Kami akan segera menghadirkan Clayface yang terlihat luar biasa. Kami juga akan meluncurkan Lanterns dalam beberapa minggu ke depan di HBO. DC berada dalam kondisi yang sangat baik, kami memiliki rencana yang kuat, dan Peter Safran bersama James Gunn bekerja sangat keras," katanya.
Meski demikian, performa buruk Supergirl tetap menjadi perhatian besar. Film tersebut sempat diprediksi mampu meraih pembukaan domestik di atas 50 juta dolar AS, tetapi hanya berhasil mengumpulkan sekitar 37,1 juta dolar AS pada pekan pertama penayangannya dan diperkirakan gagal menembus pendapatan global 200 juta dolar AS.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pengamat industri menilai kegagalan Supergirl belum tentu menjadi sinyal buruk bagi keseluruhan DC Universe. Sebaliknya, hasil tersebut dinilai sebagai bahan evaluasi bagi Warner Bros. untuk lebih selektif dalam menentukan karakter utama, strategi produksi, hingga pengelolaan anggaran film-film berikutnya agar lebih sesuai dengan kondisi pasar.
Optimisme terhadap masa depan DC juga didukung karakter kuat dari proyek-proyek mendatang. Lanterns diproyeksikan menghadirkan nuansa drama kriminal bergaya HBO, Clayface menawarkan konsep horor berperingkat R dengan anggaran yang lebih efisien, sedangkan Man of Tomorrow diyakini mampu melanjutkan kesuksesan James Gunn setelah rekam jejak positifnya melalui trilogi Guardians of the Galaxy.
Di sisi lain, tantangan tetap membayangi Warner Bros. Discovery. Selain harus membuktikan bahwa proyek-proyek terbaru mampu meraih sukses secara komersial, perusahaan juga masih menghadapi ketidakpastian terkait proses merger dengan Paramount yang hingga kini belum rampung. Jika perubahan kepemimpinan terjadi, arah pengembangan DC Universe berpotensi mengalami evaluasi kembali.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!