Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenekraf Dukung Nuanu Creative City Jadi Kawasan Kreatif Masa Depan

📅 Minggu, 10 Mei 2026, 17:57 WIB | Oleh:
Kemenekraf Dukung Nuanu Creative City Jadi Kawasan Kreatif Masa Depan Doc: ANTARA/HO-Kementerian Ekonomi Kreatif
Ket. ekosistem kreatif terpadu berbasis seni, alam, teknologi, dan budaya di Nuanu Creative City, Tabanan, Bali yang dikunjungi Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, Jumat (8/5).

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mendukung Nuanu Creative City, Tabanan, Bali sebagai kawasan ekosistemekonomi kreatif Indonesiamasa depan yang menggabungkan produk kreatif berbasis seni, alam, teknologi, dan budaya.

“Kami melihat Nuanu Creative City bukan sekadar kawasan fisik, melainkan sebuah manifestasi nyata dari masa depan ekonomi kreatif Indonesia,” kata Irene dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Minggu (10/5).

Nuanu adalah kawasan ekonomi kreatif seluas 44 hektare di Bali yang dibangun dengan landasan filosofi Tri Hita Karana, yakni menjaga harmoni antara manusia, Tuhan, dan alam.

"Kami hadir di sini untuk memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan kawasan yang mampu menggabungkan pengalaman immersive dengan komitmen terhadap sustainable living," katanya.

Kawasan ini menjadi pionir pusat inovasi yang berhasil menyatukan modernitas dengan nilai tradisional Bali, serta menjadi wadah kolaborasi global bagi seniman untuk menciptakan karya dari material ramah lingkungan.

Kawasan ini mengutamakan keberlanjutan dengan hanya membangun 30 persen lahan dan membiarkan 70 persen sisanya sebagai zona hijau, serta menerapkan prinsip zero emission melalui penggunaan kendaraan listrik.

Irene mengatakan kawasan ini adalah bukti nyata bahwa teknologi digital dan pelestarian alam bisa berjalan beriringan.

“Saya bangga melihat karya anak bangsa yang mampu bersaing di level dunia tanpa meninggalkan identitas lokal, dari multimedia hingga konservasi di Magic Garden, semuanya dibuat untuk menyejahterakan masyarakat sekaligus menjaga bumi," ujar Wamen Ekraf.

Kehadiran fasilitas seperti Nuanu Kids Academy yang memberikan pendidikan seni gratis bagi anak-anak sekitar mempertegas peran Nuanu dalam memperkuat identitas budaya sekaligus memacu daya saing industri kreatif internasional.

Dalam kunjungannya Irene menyaksikan langsung integrasi alam melalui instalasi patung Earth Sentinels, multimedia AI di Aurora Media Park, hingga konservasi flora-fauna pada Magic Garden.

Peninjauan ini juga mencakup interaksi dengan para perajin di Art Village yang berfungsi sebagai wadah edukasi kerajinan tradisional bagi masyarakat lokal.

Kementerian Ekraf menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan zona kreatif yang inovatif dan berbasis pelestarian lingkungan di berbagai wilayah Indonesia.

Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi katalisator bagi pertumbuhan subsektor ekraf yang lebih inklusif, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam industri kreatif global yang berkelanjutan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Liga Arab Kukuhkan Nabil Fahmy sebagai Sekjen

46 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Pemimpin Korut Bertekad Per...
Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Megapolitan
Kebudayaan Harus Menjadi Id...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.