Perkenalkan Makanan Khas dan Rempah, KBRI Beijing Hadirkan Festival Kuliner Indonesia
📅 Jumat, 07 Agu 2026, 15:10 WIB | Oleh: Marcellus WidiartoBEIJING - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beijing menyelenggarakan acara Indonesian Culinary Festival yang menyuguhkan makanan khas dan otentik asal Indonesia pada 5-16 Agustus 2026.
Duta Besar RI untuk Tiongkok dan Mongolia Djauhari Oratmangun mengatakan makanan bukan hanya menjadi penyambung rasa, tetapi juga penyambung persahabatan dan upaya saling memahami.
"Indonesia sejak berabad-abad lalu dikenal sebagai pusat rempah dunia. Kekayaan rempah Indonesia tersebut bukan hanya memberikan cita rasa yang kaya pada makanan Indonesia dari berbagai pulau, melainkan juga di negara-negara lainnya," kata Djauhari dalam keterangan yang diterima di Beijing, Jumat.
Festival kuliner itu digelar di Hotel JW Marriott Beijing Central, bekerja sama dengan Warisan Roemah Indonesia, dan menyajikan makanan khas Indonesia, seperti rendang, gado-gado, gohu tuna, bakso, aneka sate, hingga nasi goreng kampung.
Djauhari mengatakan jamuan makan sering menjadi saksi dari kesepakatan perundingan yang cukup alot.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Menjadi diplomat puluhan tahun, saya sering menyaksikan kesepakatan dari perundingan yang alot sering kali terjadi bukan melalui negosiasi formal, tetapi di meja makan; saat dialog dan upaya saling memahami terbangun di sela-sela menikmati hangatnya kopi atau lezatnya makanan," kata Djauhari Oratmangun saat membuka festival tersebut di Beijing, China, Rabu (5/8).
Sementara itu, General Manager JW Marriott Hotel Beijing Central, Wang Huan, mengakui makanan Indonesia memiliki ciri khas unik.
"Makanan memiliki kekuatan unik untuk menyatukan manusia dan festival ini adalah cara kami untuk menghormati kekayaan warisan kuliner Indonesia sekaligus memperkuat ikatan antara kedua budaya kita," kata Wang Huan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam festival itu, secara khusus dihadirkan juru masak Chef Yuli Hartanto, yang merupakan Executive Sous Chef JW Marriott Surabaya, untuk menyajikan aneka makanan otentik Indonesia.
"Masakan Indonesia adalah cerminan kekayaan budaya Indonesia yang beragam, hangat, dan berakar kuat pada kebersamaan. Saya merasa terhormat dapat membawa makanan otentik Indonesia dengan berbagai latar belakang budaya dibaliknya ke Beijing dan berbagi cita rasa tanah air saya dengan masyarakat di Beijing," kata Yuli.
Dalam acara pembukaan, ditampilkan pula tarian tradisional Indonesia, Tor Tor oleh mahasiswi Indonesia di Beijing.
KBRI Beijing juga mempromosikan berbagai destinasi wisata Indonesia kepada pengunjung, seperti Bromo, Banyuwangi, Kawah Ijen, Wairebo, dan Pantai Pink.
Dalam festival yang berlangsung selama dua pekan tersebut, pengunjung juga bisa menikmati hidangan utama sekaligus makanan ringan khas Indonesia, seperti pisang goreng, dadar gulung, dan kue cantik manis.
China merupakan negara tujuan utama ekspor aneka rempah dan bumbu Indonesia, termasuk kapulaga, lada putih, pala, lada hitam, cengkeh, dan juga kayu manis.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!