Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PBB Kecam Sanksi AS ke Kuba, Desak Dunia Bertindak Agar Kuba Tak Berubah Jadi Gaza

📅 Jumat, 07 Agu 2026, 15:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
PBB Kecam Sanksi AS ke Kuba, Desak Dunia Bertindak Agar Kuba Tak Berubah Jadi Gaza Doc: AFP
Ket. Orang-orang tetap berada di jalanan selama pemadaman listrik nasional yang disebabkan oleh kegagalan jaringan listrik di Havana, pada 19 Oktober 2024.

JAKARTA - Sejumlah pakar di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengecam sanksi yang dijatuhkan Amerika Serikat terhadap Kuba dan menyebut langkah tersebut sebagai upaya untuk mengubah tatanan konstitusional negara berdaulat melalui ancaman dan paksaan.

Kecaman itu disampaikan dalam pernyataan yang dirilis Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR) pada Kamis (6/8).

"Para pakar HAM PBB mengecam langkah terbaru AS terhadap Kuba dan menyebutnya sebagai upaya untuk mengubah tatanan konstitusional negara berdaulat melalui ancaman dan paksaan," demikian isi pernyataan tersebut.

Para pakar itu menegaskan langkah sepihak yang diambil AS bertentangan dengan Pasal 2 Piagam PBB dan menjadi bagian dari strategi lebih luas untuk mengganti pemerintahan di Kuba.

Menurut mereka, kebijakan tersebut juga mencakup embargo yang telah diberlakukan terhadap negara kepulauan itu selama puluhan tahun.

"Pemerintah AS harus menghentikan seluruh ancaman dan tindakan yang melanggar kedaulatan Kuba, serta mencabut semua kebijakan yang bertentangan dengan hukum internasional," kata para pakar tersebut.

Mereka juga mendesak komunitas internasional segera bertindak untuk mencegah Kuba berubah menjadi "Gaza yang sunyi".

"Konsekuensi kemanusiaan telah berkembang menjadi krisis besar yang mengancam hak atas kesehatan, kehidupan, pangan, dan pembangunan," bunyi pernyataan itu.

Para pakar menegaskan pangan tidak boleh dijadikan alat tekanan politik karena tindakan yang sengaja merampas sarana bertahan hidup masyarakat akan mengancam hak dasar manusia.

Mereka juga meminta Dewan Keamanan PBB dan Majelis Umum PBB segera menangani persoalan tersebut dalam kerangka menjaga perdamaian dan keamanan internasional.

Dalam beberapa waktu terakhir, AS meningkatkan tekanan politik dan ekonomi terhadap Kuba.

Pada akhir Januari lalu, AS memberlakukan tarif atas impor dari negara-negara yang memasok minyak ke Kuba, serta menetapkan status darurat dengan alasan ada ancaman terhadap keamanan nasional AS.

Pemerintah Kuba pun menuduh AS menggunakan embargo energi untuk melumpuhkan perekonomian negara itu dan memperburuk kondisi kehidupan masyarakat.

Kebijakan tersebut dilaporkan memperparah kelangkaan bahan bakar dan berdampak pada sektor pembangkitan listrik, transportasi, produksi pangan, kesehatan, dan pendidikan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

36 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Ekonomi
BNI Perkuat Komitmen Lestar...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.