Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ini Titik Rawan Macet dan Kecelakaan di Lampung Selama Arus Mudik Lebaran

📅 Rabu, 11 Mar 2026, 14:42 WIB | Oleh:
Ini Titik Rawan Macet dan Kecelakaan di Lampung Selama Arus Mudik Lebaran Doc: antara foto
Ket. Titik rawan macet dan kecelakaan di Provinsi Lampung.

BANDARLAMPUNG - Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung menyatakan masyarakat harus mengantisipasi adanya sejumlah titik di jalan nasional di Provinsi Lampung yang rawan macet dan kecelakaan selama arus mudik Lebaran 2026.

"Selama arus mudik Lebaran 2026 perlu juga diantisipasi sejumlah titik rawan kecelakaan dan macet di ruas jalan nasional di Lampung. Kalau titik yang rawan kecelakaan biasanya di daerah tanjakan atau turunan seperti di daerah Tarahan Kabupaten Lampung Selatan," ujar Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung M Ali Duhari di Bandarlampung, Rabu (11/3).

Untuk jumlahruas jalan nasional yang rawan terjadi kecelakaan ada empat titik, yakni di Tarahan yang masuk dalam Lintas Tengah sering terjadi kecelakaan akibat rem blong karena turunan tajam.

Kemudian di daerah Balimbing Kota Agung Timur yang masuk dalam Lintas Barat, di daerah Tebing Batu, Tanjakan Manula Lemong yang masuk di Lintas Barat, dan di daerah Lemong yang juga masuk di Lintas Barat.

"Untuk penanganan sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan perhubungan untuk pembuatan barrier. Kalau yang di Tarahan sudah dipasang concrete barrier tahun ini, dengan panjang sekitar satu kilometer ini dibuat untuk memastikan keamanan pengendara," katanya.

Dia menjelaskan masyarakat perlu pula mengantisipasi adanya 15 titik di jalan nasional yang rawan macet.

"Lokasi rawan macet ini biasanya di tempat-tempat wisata, kemudian persimpangan dan juga daerah pasar," ucap dia.

Menurut dia, 15 titik rawan macet tersebut meliputi Pasar Unit II Tulang Bawang, Ruas Jalan Tulang Bawang-Bandar Jaya akibat adanya pasar tradisional, persimpangan Bakauheni Lampung Selatan, Sukadana, Way Jepara karena terdapat pasar, Pasar Natar Lampung Selatan, Plaza Bandar Jaya Terbanggi Besar, persimpangan Hajimena Natar, tempat wisata di sekitar Kalianda.

Lalu persimpangan Gedong Tataan tepatnya di Tugu Pengantin Gedong Tataan Pesawaran, Pasar Pringsewu, Pasar Krui, Simpang Pasar Liwa Lampung Barat, Blambangan Umpu, persimpangan Kotabumi Selatan, dan Simpang Tugu Cokelat Pesawaran.

"Kami sudah berkoordinasi juga dengan pihak kepolisian, serta Dinas Perhubungan untuk pengaturan lalu lintas, agar jangan sampai terjadi kemacetan panjang di lokasi tersebut. Walaupun terjadi perlambatan laju kendaraan masih bisa ditolerir," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
Advertisement
gaia musik festival

Skandal Rumah Duka Chicago: 56 Jenazah Ditemukan Membusuk

11 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Skandal Rumah Duka Chicago:...
Nasional
Pembangunan Sekolah Rakyat ...
Daerah
Permudah Warga Bayar PKB, P...
Darurat Karhutla, Dalam 7 Bulan 219 Ribu Hektare Area Terindikasi Terbakar

Darurat Karhutla, Dalam 7 Bulan 219 Ribu Hektare Area Terindikasi Terbakar

07 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.