Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Sumsel Verifikasi Ulang Data Penerima Bansos yang Dibekukan Kemensos

📅 Jumat, 07 Agu 2026, 19:15 WIB | Oleh:
Pemprov Sumsel Verifikasi Ulang Data Penerima Bansos yang Dibekukan Kemensos Doc: antara foto
Ket. Sekretaris Daerah Sumatera Selatan Edward Candra di Palembang, Jumat (7/8).

PALEMBANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (sumsel) memverifikasi ulang data penerima bantuan sosial (bansos) yang dibekukan pemerintah pusat. Hal ini untuk memastikan data penerima di daerah sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Sekretaris Daerah Sumatera Selatan Edward Candra di Palembang, Jumat (7/8), mengatakan verifikasi akan dilakukan setelah pihaknya menerima rincian data dari Kementerian Sosial (Kemensos).

"Ya, tentunya akan diverifikasi dari data yang disampaikan itu seperti apa di Sumsel. Kita akan melakukan verifikasi bersama dengan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH)," katanya.

Pemprov Sumsel masih menunggu informasi lebih lanjut dari Kemensos terkait rincian penerima bansos yang dibekukan serta arahan pemerintah pusat mengenai tindak lanjut terhadap data tersebut.

Data penerima bansos yang dibekukan secara nasional nantinya akan diuraikan berdasarkan wilayah untuk mengetahui jumlah dan kondisi penerima di Sumatera Selatan.

"Kita akan lihat data sebesar itu yang dikeluarkan oleh Kemensos, kita akan lihat dan breakdown di mana saja," jelasnya.

Terkait adanya penerima bansos yang terindikasi terlibat judi online (judol), Edward mengatakan hal tersebut juga perlu diverifikasi berdasarkan data yang dimiliki Kemensos.

"Kita akan lihat, artinya akan didata dari Kemensos. Kemudian keterlibatan itu kan mungkin. Itu kan secara online ada transaksi, tidak bisa dilihat dari satu sisi, tapi banyak hal yang bisa menjadi indikasi seseorang itu melakukan judol atau tidak," kata dia.

Sebaiknya Anda baca juga:

Sebelumnya, Kementerian Sosial menangguhkan sebanyak 1.494.652 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Sembako yang terindikasi melakukan transaksi judi online berdasarkan hasil pemadanan data dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Dari jumlah tersebut, sebanyak 794.475 KPM juga tercatat sebagai penerima PKH)l.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
  • Ekonom Optimistis Sektor Infrastruktur Telko Tetap Bersinar dalam Lima Tahun Mendatang
    Preview komentar:
Advertisement
gaia musik festival
Megapolitan
Wali Kota Bogor Laporkan Se...

Wali Kota Bogor: Pasar Merdeka Siap Beroperasi

34 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor: Pasar Merd...
Megapolitan
Pemkot Bogor Perkuat  Sine...
Wisata
Wamena Punya Potensi Besar ...
Darurat Karhutla, Dalam 7 Bulan 219 Ribu Hektare Area Terindikasi Terbakar

Darurat Karhutla, Dalam 7 Bulan 219 Ribu Hektare Area Terindikasi Terbakar

07 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.