Angka Fantastis! Rosan Ungkap Peran Investasi dalam Gerakkan Pertumbuhan Ekonomi Triwulan I
📅 Selasa, 05 Mei 2026, 18:15 WIB | Oleh: Tim PenulisJAKARTA – Investasi memegang peran kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi karena menjadi sumber utama pembentukan modal yang meningkatkan kapasitas produksi.
Melalui investasi—baik pada infrastruktur, industri, maupun teknologi—perekonomian dapat memperluas output, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan lapangan kerja.
Dalam jangka pendek, investasi mendorong permintaan agregat; sementara dalam jangka panjang, ia memperkuat sisi penawaran melalui peningkatan efisiensi dan inovasi.
Kualitas investasi sama pentingnya dengan kuantitasnya. Investasi yang masuk ke sektor bernilai tambah tinggi dan terintegrasi dengan rantai pasok domestik akan menghasilkan efek pengganda (multiplier effect) yang lebih besar.
Selain itu, stabilitas kebijakan, kepastian hukum, dan iklim usaha yang kondusif menjadi faktor penentu agar arus investasi tetap terjaga.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dengan demikian, investasi bukan sekadar pendorong pertumbuhan, tetapi juga fondasi bagi transformasi ekonomi yang berkelanjutan.
Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani menyebut investasi menyumbang sekitar 32 persen terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,61 persen pada kuartal I 2026.
Rosan mengatakan kontribusi investasi tersebut lebih tinggi dibandingkan tren sebelumnya yang umumnya berada pada kisaran 28 hingga 29 persen.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Alhamdulillah pertumbuhan ekonomi 5,61 persen ini menunjukkan bahwa ekonomi kita berjalan sangat baik, sangat positif,” kata Rosan usai rapat di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (5/5).
Ia menjelaskan dari total pertumbuhan tersebut, investasi memberikan kontribusi sekitar 1,8 persen poin.
“Kalau dari porsi saya, tentunya dari segi investasi, itu menyumbang 32 persen dari total pertumbuhan 5,61 persen atau sekitar 1,8 persen,” ujarnya.
Menurut dia, peningkatan kontribusi investasi tersebut menjadi salah satu faktor yang mendorong kinerja ekonomi nasional tetap kuat.
Rosan mengatakan selama ini investasi umumnya berkontribusi di bawah 30 persen terhadap pertumbuhan ekonomi.
“Selama ini investasi itu menyumbangkan kurang lebih biasanya 28 sampai 29 persen. Ya alhamdulillah, ini (meningkat menjadi) 32 persen,” katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!