Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DLH Karawang Siapkan Proyek Pembangunan Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik

📅 Sabtu, 08 Agu 2026, 10:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
DLH Karawang Siapkan Proyek Pembangunan Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik Doc: ANTARA
Ket. TPA sampah.

KARAWANG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menyiapkan pembangunan pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) di sekitar area Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jalupang.

Kabid Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Karawang Willyanto Salmon di Karawang, Jumat, menyampaikan pengolahan sampah menjadi energi listrik ini disiapkan setelah ada kerja sama Pemkab Karawang dengan Kemendagri dan perusahaan asal China.

Ia menyampaikan proyek pembangunan pengolahan sampah menjadi energi listrik ini ditargetkan mulai dilaksanakan pada 2027 dan beroperasi pada 2028.

Hingga saat ini, Dinas Lingkungan Hidup Karawang sedang menyiapkan lahan sekaligus memastikan ketersediaan pasokan sampah 600 ton per hari sebagai syarat utama pembangunan pengolahan sampah tersebut.

"Kami di daerah harus menyiapkan lahan dan pasokan sampahnya. Untuk kegiatan pembangunan hingga pengelolaannya nanti menjadi kewenangan kementerian bersama perusahaan dari China," kata dia.

Menurut dia, sampah 600 ton per hari di Karawang nantinya akan diolah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) sebagai bahan bakar pembangkit listrik. Begitu juga sampah lama yang menumpuk di TPA, akan diolah melalui teknologi yang disediakan.

Willy menyebutkan kerja sama dengan Kemendagri dalam pengolahan sampah ini menjadi kebutuhan mendesak sebab dari hari ke hari sampah di TPA Jalupang semakin bertambah dan telah melebihi kapasitas tampung.

TPA Jalupang memiliki luas eksisting sekitar 9,8 hektare, kini ditambah lahan baru seluas 4,9 hektare.

Dari luasan tersebut, sekitar 1,3 hektare akan dimanfaatkan untuk pembangunan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja di bawah Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Karawang, sedangkan sekitar 6 hektare disiapkan untuk pengembangan kawasan pengolahan sampah menjadi energi listrik.

Pemkab Karawang juga terus melakukan pematangan lahan dan pembangunan turap sebagai bagian dari persiapan proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik.

Pemerintah daerah juga harus menambah jumlah armada pengangkut sampah agar mampu memasok kebutuhan 600 ton per hari ke area pengolahan sampah menjadi energi listrik tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan Ini, Ada Pestapora, The Weeknd hingga JBC Fun Run

10 Event Jakarta Akhir Pekan Ini, Ada Pestapora, The Weeknd hingga JBC Fun Run

25 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.