Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Penetapan Titik Penjemputan Jamaah Haji Asal Situbondo

📅 Selasa, 16 Jun 2026, 23:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penetapan Titik Penjemputan Jamaah Haji Asal Situbondo Doc: Antara
Ket. Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Situbondo dan Bagian Kesra Pemkab Situbondo, Jawa Timur, saat rapat persiapan pemulangan jamaah haji.

Situbondo - Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Situbondo bersama Pemerintah Kabupaten Situbondo menetapkan sejumlah titik penjemputan bagi jamaah haji yang dijadwalkan tiba di daerah itu pada 24 Juni 2026.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Situbondo Rif'an Junaidi di Situbondo, Selasa, mengatakan jamaah haji asal Situbondo saat ini berada di Madinah sebelum dipulangkan ke Indonesia.

"Saat ini jamaah haji Situbondo sudah berada di Madinah dan pada 23 Juni akan diterbangkan ke Indonesia serta diperkirakan tiba pada 24 Juni 2026," katanya.

Rif'an menjelaskan keluarga jamaah yang tergabung dalam kelompok bimbingan ibadah haji dan umrah (KBIH/KBIHU) dapat melakukan penjemputan melalui kelompok masing-masing. Sementara keluarga jamaah yang tidak tergabung dalam KBIH/KBIHU dapat menjemput di titik yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Ia menyebutkan jumlah jamaah haji asal Situbondo pada musim haji 2026 sebanyak 1.000 orang. Dari jumlah itu, tiga orang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi.

Menurut Rif'an, jamaah haji Situbondo terbagi dalam enam kelompok terbang (kloter), yakni kloter 75, 87, 88, 89, 90, dan 91.

Kloter 87 hingga 91 dijadwalkan tiba di Asrama Haji Surabaya pada 24 Juni 2026. Sementara kloter 75 yang bergabung dengan jamaah asal Kabupaten Pamekasan dijadwalkan tiba lebih awal pada 21 Juni 2026.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Situbondo Iwan Subhakti mengatakan pemerintah daerah menyiapkan tiga titik pemulangan dan penjemputan jamaah haji.

"Pemkab Situbondo memfasilitasi pemulangan jamaah haji di tiga lokasi, yakni Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Hotel Utama Raya di Kecamatan Besuki, dan Kantor Pemkab Situbondo," katanya.

Ia menambahkan keluarga jamaah dapat menjemput anggota keluarganya melalui KBIH/KBIHU masing-masing atau di lokasi yang telah disediakan pemerintah daerah.

Berdasarkan data pemerintah daerah, dari total 1.000 jamaah haji asal Situbondo, sebanyak 997 orang dijadwalkan kembali ke Tanah Air setelah tiga jamaah meninggal dunia di Makkah.

Tiga jamaah yang meninggal dunia masing-masing H. Fathor Rahman (58), warga Desa Mlandingan Kulon, Kecamatan Mlandingan, Hj. Almi Massuya (85), warga Desa Kertosari, Kecamatan Asembagus, yang wafat pada 1 Juni 2026, serta Hj. Sovi Wulandari (33) yang meninggal dunia pada 4 Juni 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekonomi
Jaringan Pizza Hut akan Dij...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

16 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.