Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sutiyoso Lega Tiang Monorel Mangkrak di HR Rasuna Said Akhirnya Dibongkar

📅 Rabu, 14 Jan 2026, 13:42 WIB | Oleh:
Sutiyoso Lega Tiang Monorel Mangkrak di HR Rasuna Said Akhirnya Dibongkar Doc: Antara Foto
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (kiri) dan mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso (kanan) saat dijumpai di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (14/1).

Gubernur DKI Jakarta periode 1997-2007 Sutiyoso mengaku lega melihat tiang-tiang monorel yang mangkrak di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, akhirnya dibongkar pada Rabu.

“Jujur saja, hari ini, hati saya itu lega sekali dengan adanya kepastian yang dicanangkan oleh Pak Gubernur Pramono pada pagi hari ini,” kata Sutiyoso saat dijumpai di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu.

Setelah menyaksikan pembongkaran tiang tersebut, dia menceritakan secara singkat awal mula proyek monorel yang akhirnya mangkrak puluhan tahun itu.

Pada 2003, dia berkeinginan untuk menuntaskan persoalan kemacetan Jakarta dengan membuat moda transportasi baru. Kemudian, dia berkonsultasi dengan sejumlah pakar transportasi serta melakukan survei dan studi banding ke berbagai negara.

Saat di Bogota, ibu kota Kolombia, dia terinspirasi untuk membuat monorel di Jakarta. Namun karena kondisi sosial ekonomi saat itu cukup sulit, keinginannya itu tidak dapat segera direalisasikan.

Meski demikian, Sutiyoso tetap bertekad membuat monorel di Jakarta, dan pada 2004, proyek tersebut dicanangkan oleh Presiden Megawati Soekarnoputri.

“Artinya, saat dicanangkan presiden, itu berarti segala sesuatunya itu sudah ada. Rencananya jelas, investornya juga ada dari China, tapi saya harus berhenti tahun 2007. Akibatnya, saya tidak tahu, terus mangkrak jadi besi tua seperti ini. Tahun 2014, monorel ini diganti dengan LRT (Light Rail Transit), yang tidak ada rencana sebelumnya,” jelas Sutiyoso.

Di sisi lain, pria yang akrab disapa Bang Yos itu mengakui jika keberadaan tiang-tiang monorel mangkrak tersebut merusak estetika Kota Jakarta. Ia pun berterima kasih kepada Gubernur Jakarta saat ini, Pramono Anung, yang bersedia membantu menyelesaikan persoalan tersebut.

“Saya terima kasih, mudah-mudahan, kalau saya lewat ini, nggak sakit mata lagi. Saya selama ini terus terpikir, sedih gitu kan. Aku yang mulai itu, jadinya kayak begini,” ungkap Sutiyoso.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meluruskan saat itu, Sutiyoso bukannya enggan menyelesaikan proyek monorel, melainkan masa jabatannya sudah selesai pada 2007, dan proyek itu tidak diteruskan lagi oleh gubernur-gubernur selanjutnya.

Oleh sebab itu, Pramono bertekad menuntaskan pembongkaran tiang-tiang monorel yang mangkrak tersebut.

“Kalau ini sudah berjalan dengan baik, beberapa yang di Senayan pasti akan kami bongkar,” ujar Pramono. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Kemenham Jajaki Kota Berbasis HAM

27 menit yang lalu | Ones

Nasional
Kemenham Jajaki Kota Berbas...
Nasional
Diskusi Bahas "Dampak Damai...
Gelombang Panas Sapu Spanyol, 212 Nyawa Melayang Akibat Suhu Ekstrem

Gelombang Panas Sapu Spanyol, 212 Nyawa Melayang Akibat Suhu Ekstrem

25 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.