Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bukan Faktor Alam, TNBTS Duga Kebakaran Gunung Bromo Dipicu Ulah Manusia.

📅 Jumat, 07 Agu 2026, 20:55 WIB | Oleh:
Bukan Faktor Alam, TNBTS Duga Kebakaran Gunung Bromo Dipicu Ulah Manusia. Doc: Antara Foto
Ket. Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengulurkan selang air untuk melakukan pembasahan area di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, Jumat (7/8).

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menduga kebakaran yang melanda kawasan Gunung Bromo bukan karena faktor alam tetapi dari aktivitas manusia.

"Ada kemungkinan faktor manusia, bukan alam," kata Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha di Gunung Bromo, Jawa Timur, Jumat.

Dugaan penyebab kebakaran tersebut berkaitan dengan titik awal terjadinya peristiwa tersebut, yakni di area Blok Bantengan.

Rudi menyampaikan di area Blok Bantengan terdapat jalur tradisional atau jalan tembus yang menghubungkan antara Desa Arjosari dengan Ranu Pani.

"Kadang-kadang orang yang melintas saat cuaca dingin kemudian membuat perapian dan dimungkinkan lupa atau seperti apa, seperti itu yang kami duga," ujar dia.

Meski demikian, hal itu masih bersifat dugaan awal sebab pihaknya perlu melakukan penyelidikan lanjutan terkait penyebab pasti kejadian kebakaran.

Selain itu, Balai Besar TNBTS masih membutuhkan waktu untuk menentukan sanksi kepada pihak yang terbukti membuat perapian dan memicu terjadinya kebakaran.

Terkait kerugian, Rudi menyampaikan belum melakukan penghitungan kerugian karena harus melibatkan pihak yang memiliki keahlian dalam melakukan tindakan tersebut, salah satunya menyangkut pemetaan detail terhadap vegetasi terdampak.

Sebab, hingga kini pihaknya masih terus fokus melakukan upaya pemadaman dan meminimalkan potensi munculnya api dari sisa rumput hingga pohon yang terbakar.

"Kalau ini ada kesengajaan atau tidak, sebenarnya tidak disengaja menurut kami. Karena itu tadi, kadang ada yang ingin menghangatkan badan jadi bukan karena ingin membakar dan menjadi seperti ini, jadi ada faktor ketidaksengajaan dari dugaan kami," ucapnya.

Pantauan ANTARA dari Gunung Bromo, penanganan kebakaran masih terus berlangsung. Meski mayoritas api sudah terlihat padam, namun terdapat titik yang masih memunculkan kepulan asap.

Penanganan pun dilakukan masif oleh petugas gabungan dari sisi darat dan diperkuat menggunakan drone water sprayer milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur.

Pemadaman pun berjalan lebih intensif setelah satu unit helikopter water bombing atau pengebom air milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dikerahkan guna mempercepat penanganan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Timnas Indonesia Libas Singapura 2-0, Ragnar dan Ole Romeny Ngamuk di Gelora Bung Karno

Timnas Indonesia Libas Singapura 2-0, Ragnar dan Ole Romeny Ngamuk di Gelora Bung Karno

25 Sep 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.