Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Langkah Awal yang Harus Dilakukan Bila Digigit Binatang Rabies

📅 Rabu, 24 Sep 2025, 15:55 WIB | Oleh:
Langkah Awal yang Harus Dilakukan Bila Digigit Binatang Rabies Doc: ist
Ket. binatang potensial sebarkan rabies

JAKARTA -  Sekarang tengah digencarkan operasi untuk mengatasi binatang yang memiliki vires rabies agar tidak menular kepada manusia lewat gigitan. Ada langkah penting awal yang harus dilakukan usai seseorang digigit binatang rabies. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta Hasudungan A Sidabalok mengatakan mencuci luka selama 15 menit dapat menjadi pertolongan pertama bagi korban gigitan hewan penular rabies, misalnya anjing.

"Untuk pertolongan pertama pada kasus gigitan, yang pertama cuci luka gigitan tersebut di air yang mengalir selama 15 menit dengan sabun," kata Hasudungan dalam Podcast Rabu Belajar bertema "Peringatan Hari Rabies Sedunia: Upaya Pemprov DKI Jakarta mempertahankan sebagai Wilayah Bebas Rabies" di Jakarta, Rabu. Menurut dia, mencuci luka dengan air dan sabun bertujuan agar virus tidak bereplikasi.

Setelah dicuci, segera keringkan luka, kemudian desinfeksi luka dengan menggunakan senyawa iodin untuk membunuh virus. Setelah itu, segera bawa korban ke puskesmas terdekat sehingga puskesmas dapat berkoordinasi dengan rumah sakit umum daerah ataupun rumah sakit yang dirujuk sebagai tempat pertolongan pertama kasus penggigitan anjing ataupun kucing.

"Jadi, kasus penggigitan yang pertama, pertolongan pertama memang di rumah, kemudian membawa ke puskesmas terdekat untuk diberikan terapi sementara untuk lukanya saja. Dari puskesmas setempat akan memberikan rujukan kepada rumah sakit khusus yang melayani vaksinasi vaksin anti-rabies pada manusia atau VAR," ujar Hasudungan.

Beberapa rumah sakit pemerintah di Jakarta yang menjadi rujukan kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR), yakni Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan dan Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianto Saroso. "Kemudian untuk rumah sakit swasta, ada beberapa rumah sakit swasta yang menerima atau memberikan layanan VAR tersebut. Jadi, tidak semua rumah sakit ada stok VAR," jelas Hasudungan.

Sementara itu, gejala rabies pada manusia di tahap awal, yakni demam, badan lemas dan lesu, tidak nafsu makan, insomnia, sakit kepala hebat, sakit tenggorokan, dan sering ditemukan nyeri. Selain itu, muncul rasa kesemutan atau rasa panas di lokasi gigitan, cemas, dan mulai timbul fobia, yaitu hidrofobia (takut air), aerofobia (takut naik alat transportasi udara), dan fotofobia (takut cahaya) sebelum meninggal dunia. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.