MRT Jakarta Pasang Drop Box Pakaian Bekas di Stasiun, Baju Lama Kini Punya Hidup Kedua
📅 Selasa, 16 Des 2025, 18:15 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohMelalui program Menjahit Perjalanan, MRT Jakarta menargetkan pengurangan emisi karbon lebih dari 10 ton CO2 per tahun. Angka tersebut dihitung dari potensi limbah tekstil yang berhasil dialihkan dari tempat pembuangan akhir.
Inisiatif ini juga sejalan dengan prinsip transportasi berkelanjutan yang diusung MRT Jakarta. Tidak hanya menyediakan moda transportasi rendah emisi, perusahaan juga mendorong gaya hidup ramah lingkungan bagi penggunanya.
Kehadiran drop box pakaian bekas di stasiun MRT dinilai mempermudah partisipasi publik. Masyarakat tidak perlu mencari lokasi khusus untuk mendonasikan pakaian, cukup memanfaatkan perjalanan harian menggunakan MRT.
Program ini sekaligus menghadirkan dampak sosial yang nyata. Penyandang disabilitas mendapatkan ruang berkarya, kesempatan kerja, serta penguatan keterampilan melalui proses produksi produk upcycle.
Sebaiknya Anda baca juga:
MRT Jakarta berharap partisipasi masyarakat terus meningkat seiring bertambahnya kesadaran terhadap isu lingkungan. Donasi pakaian bekas yang konsisten diyakini mampu menciptakan siklus ekonomi sirkular yang berkelanjutan.
Ke depan, MRT Jakarta membuka peluang untuk memperluas lokasi drop box di lebih banyak stasiun. Upaya ini ditujukan agar manfaat lingkungan dan sosial dari program Menjahit Perjalanan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Jakarta.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!