Perkuat Konektivitas Jawa, KA Sangkuriang Bidik Mobilitas dan Pertumbuhan
📅 Rabu, 05 Agu 2026, 22:10 WIB | Oleh: Tim PenulisJEMBER – Penguatan konektivitas dengan kota-kota strategis menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.
Konektivitas yang baik, baik melalui transportasi, logistik, maupun infrastruktur digital, mampu memperlancar arus barang, jasa, investasi, dan mobilitas tenaga kerja sehingga menekan biaya distribusi serta meningkatkan daya saing daerah.
Dalam jangka panjang, keterhubungan antarkota strategis juga dapat menciptakan pusat-pusat pertumbuhan baru, mengurangi kesenjangan antarwilayah, dan memperkuat integrasi ekonomi nasional.
KA Sangkuriang relasi Ketapang-Bandung pulang pergi (PP) memperkuat konektivitas Daerah Operasi (Daop) 9 dengan sejumlah kota strategis di Pulau Jawa sejak kereta tersebut resmi dioperasikan pada 1 Mei 2026.
"Kereta komersial jarak jauh ini mendapat respons positif dari masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas wilayah timur Pulau Jawa dengan berbagai kota strategis di sepanjang lintas utara hingga Jawa Barat," kata Manajer Hukum dan Humas KAI Daop 9 Cahyo Widiantoro di Jember, Rabu (5/8).
Sebaiknya Anda baca juga:
Berdasarkan data hingga 1 Agustus 2026 tercatat KA Sangkuriang telah melayani sebanyak 78.264 penumpang dengan rincian sebanyak 43.569 penumpang melakukan perjalanan berangkat dari stasiun-stasiun di wilayah KAI Daop 9 Jember, sedangkan 34.695 penumpang tercatat tiba di stasiun setempat.
"Capaian tersebut mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap hadirnya layanan KA Sangkuriang. Selain memberikan alternatif transportasi yang efisien, kereta api itu juga semakin mempermudah mobilitas masyarakat untuk berbagai keperluan, mulai dari bekerja, pendidikan, bisnis, hingga berwisata," tuturnya.
Ia mengatakan perkembangan jumlah penumpang selama tiga bulan pertama menjadi indikator bahwa layanan KA Sangkuriang mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan moda transportasi yang nyaman sekaligus memiliki jangkauan perjalanan yang luas.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Dalam kurun waktu tiga bulan, lebih dari 78 ribu penumpang telah mempercayakan perjalanannya menggunakan KA Sangkuriang, sehingga hal itu menunjukkan bahwa layanan tersebut mampu memberikan pilihan transportasi yang efektif, nyaman, serta mendukung peningkatan konektivitas antarwilayah," katanya.
Dari sisi keberangkatan, Stasiun Surabaya Gubeng menjadi tujuan favorit penumpang yang berangkat dari wilayah Daop 9 Jember dengan total 12.344 orang, disusul Bandung sebanyak 7.291 penumpang.
"Tingginya minat perjalanan menuju kedua kota tersebut menunjukkan besarnya kebutuhan masyarakat akan akses transportasi langsung menuju pusat aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun destinasi wisata," ujarnya.
Sementara itu, Stasiun Probolinggo menjadi stasiun kedatangan penumpang terbanyak di wilayah Daop 9 Jember yakni sebanyak 10.192 orang, diikuti Stasiun Banyuwangi Kota sebanyak 10.188 orang, serta Stasiun Jember sebanyak 9.397 orang.
"Data itu menunjukkan bahwa wilayah kerja Daop 9 Jember semakin diminati sebagai tujuan perjalanan, baik untuk aktivitas bisnis, kunjungan keluarga, maupun sektor pariwisata," katanya.
Dari akumulasi penumpang naik dan turun, Stasiun Banyuwangi Kota menjadi stasiun dengan aktivitas pelanggan tertinggi di wilayah Daop 9 Jember dengan total 21.410 orang, disusul Stasiun Jember sebanyak 20.878 penumpang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!