Bandara Soetta Kukuhkan Diri Jadi Hub Penerbangan Utama di Asia Tenggara dengan Tingkatkan Infrastruktur & Layanan Digital
📅 Jumat, 07 Agu 2026, 14:15 WIB | Oleh: OpikTANGERANG, BANTEN - PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports melalui Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, terus mengakselerasi peningkatan infrastruktur dan layanan teknologi digital guna mengukuhkan posisinya sebagai salah satu hub penerbangan utama di kawasan Asia Tenggara.
"Kami ingin pertumbuhan trafik yang terus meningkat berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan. Oleh karena itu, kami terus memperkuat kapasitas bandara, menghadirkan layanan berbasis teknologi, serta meningkatkan kompetensi seluruh petugas agar setiap penumpang merasakan perjalanan yang lebih mudah, nyaman, dan berkesan," kata General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta Heru Karyadi di Tangerang, Jumat.
Ia menjelaskan, peningkatan trafik penumpang menjadi momentum bagi Bandara Internasional Soekarno-Hatta untuk terus melakukan pembenahan secara menyeluruh, baik dari sisi infrastruktur, pelayanan, maupun pemanfaatan teknologi.
Di mana, katanya, seluruh upaya tersebut dilakukan melalui transformasi yang berfokus pada tiga aspek utama, yakni premises, people, dan process dengan dukungan teknologi sebagai enabler.
Ia menambahkan, untuk saat ini revitalisasi Terminal 1A masih terus berjalan dan akan meningkatkan kapasitas terminal dari sekitar 5,7 juta menjadi 10 juta penumpang per tahun. Di sisi lain, beautifikasi Terminal 3 juga terus dilakukan melalui penataan area check-in, pembaruan boarding lounge, penambahan seating arrangement di area boarding gate, hingga penyempurnaan berbagai fasilitas umum agar penumpang memperoleh pengalaman perjalanan yang semakin nyaman.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Bandara Soekarno-Hatta juga terus memperluas pemanfaatan teknologi untuk menghadirkan layanan yang lebih mudah dan efisien. Berbagai inovasi seperti self bag drop, bag tracking, layanan keberangkatan berbasis biometrik, hingga digital wayfinding yang terintegrasi dengan aplikasi ponsel telah diterapkan untuk mempermudah proses perjalanan penumpang sejak tiba di bandara hingga menuju pesawat," katanya menjelaskan.
Selain pengembangan infrastruktur dan digitalisasi layanan, Heru menegaskan, upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi fokus utama Bandara Soetta.
Menurutnya, melalui CX Academy, InJourney Airports memperkuat kompetensi petugas layanan agar mampu menghadirkan pelayanan yang profesional dan berstandar internasional.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Berbagai rekomendasi dari Skytrax juga terus ditindaklanjuti, mulai dari peningkatan Flight Information Display System (FIDS), optimalisasi kanal digital bandara, hingga penyempurnaan fasilitas secara berkelanjutan," ujar dia.
Ia mengungkapkan, berdasarkan laporan Official Airline Guide (OAG) Southeast Asia Aviation Market edisi Juli 2026, Bandara Internasional Soekarno-Hatta menempati peringkat kedua sebagai bandara tersibuk di Asia Tenggara berdasarkan kapasitas kursi penerbangan terjadwal (scheduled seat capacity), dengan sekitar 3,32 juta kursi atau meningkat 3,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
"Pencapaian tersebut mencerminkan tingginya aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta sekaligus mempertegas perannya sebagai gerbang utama transportasi udara Indonesia yang menghubungkan berbagai kota di dalam negeri maupun destinasi internasional," katanya.
Tingginya konektivitas tersebut juga tercermin dari kinerja operasional Bandara Soekarno-Hatta sepanjang Semester I/2026. Selama Januari hingga Juni 2026, bandara ini melayani 25,9 juta penumpang dengan 177.724 pergerakan pesawat. Dari total penumpang tersebut, 17,55 juta merupakan penumpang domestik dan 8,35 juta merupakan penumpang internasional.
"Saat ini Bandara Internasional Soekarno-Hatta melayani 70 maskapai yang menghubungkan Indonesia dengan 202 destinasi, terdiri atas 130 rute internasional dan 72 rute domestik," kata dia. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!