Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ekuador Makin Kacau, Status Darurat Berlaku di 10 Wilayah

📅 Rabu, 17 Jun 2026, 22:33 WIB | Oleh:
Ekuador Makin Kacau, Status Darurat Berlaku di 10 Wilayah Doc: AFP/Rodrigo Buendia/Getty Images

QUITO - Presiden Ekuador Daniel Noboa pada hari Selasa mengumumkan keadaan darurat baru selama 60 hari di 10 provinsi dan tiga kotamadya, dengan alasan keresahan internal yang serius yang disebabkan oleh meningkatnya kekerasan kriminal, menurut sebuah dekrit eksekutif.

Langkah itu menangguhkan perlindungan terhadap penggeledahan rumah dan korespondensi di sejumlah provinsi pesisir, yakni Guayas, Manabi, Santa Elena, Los Rios, El Oro, dan Esmeraldas.

Keadaan darurat juga berlaku di Pichincha, provinsi di Ekuador bagian tengah-utara yang mencakup ibu kota Ekuador, Quito; Santo Domingo de los Tsachilas; Provinsi Sucumbios di wilayah Amazon Ekuador bagian utara; serta Provinsi Azuay di Ekuador bagian selatan.

Kota La Mana di Provinsi Cotopaxi, Las Naves di Provinsi Bolivar, dan La Troncal di Provinsi Canar juga termasuk dalam dekret tersebut.

Menurut dekret itu, aparat keamanan diperbolehkan melakukan penggeledahan segera apabila terdapat indikasi bahwa anggota kelompok bersenjata terorganisasi atau organisasi kriminal bersembunyi di suatu properti. Hal tersebut juga berlaku ketika terdapat dugaan keberadaan senjata, amunisi, bahan peledak, atau zat yang diawasi penggunaannya.

Dekret tersebut juga mengizinkan pihak berwenang untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengumpulkan informasi yang dianggap perlu untuk mencegah atau menetralkan ancaman. Dekret itu juga mengizinkan penyitaan sementara terhadap barang dan layanan ilegal yang dinilai sangat diperlukan untuk menjaga operasi keamanan.

Menurut dekret, Ekuador belakangan ini mencatat peningkatan signifikan dalam insiden kekerasan, serangan bersenjata, dan aktivitas kriminal yang dikaitkan dengan kelompok bersenjata terorganisasi serta organisasi kriminal.

Dekret itu menyebutkan bahwa kasus pembunuhan, pemerasan, penculikan, perampokan, dan perdagangan narkoba terus memicu keresahan sosial serta mengganggu aktivitas ekonomi normal.

Dikatakan dalam dekret itu bahwa intervensi angkatan bersenjata melalui langkah-langkah luar biasa dinilai perlu untuk membantu mengurangi ketakutan masyarakat. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.