Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ironi di Amazon: KTT Perubahan Iklim Belum Capai Kesepakatan Memuaskan

📅 Senin, 24 Nov 2025, 16:21 WIB | Oleh:
Ironi di Amazon: KTT Perubahan Iklim Belum Capai Kesepakatan Memuaskan Doc: AFP

ISTANBUL - Para delegasi di COP30, konferensi perubahan iklim PBB tahun ini, telah mencapai kesepakatan akhir konferensi, namun kesepakatan tersebut masih jauh dari harapan tinggi banyak delegasi, LSM, dan kelompok lingkungan, menurut laporan media, Minggu (23/11).

Meskipun lebih dari 80 negara yang bertemu di Belem, Brasil, menyerukan peta jalan global untuk menghapuskan bahan bakar fosil -- pendorong utama perubahan iklim akibat manusia -- tidak ada usulan semacam itu yang dimasukkan dalam naskah akhir.

Meskipun konferensi diadakan di tempat yang disebut "gerbang Amazon", kesepakatan tersebut gagal memperkenalkan langkah-langkah baru yang signifikan untuk menghentikan deforestasi dan melindungi hutan hujan Amazon, yang sering disebut "paru-paru planet ini."

"Lokasi yang terbakar menjadi metafora yang tepat untuk menggambarkan kegagalan COP30 yang sangat besar dalam mengambil tindakan konkret untuk menerapkan penghapusan bahan bakar fosil yang didanai dan adil," kata Jean Su kepada jaringan televisi AS, ABC.

Jean Su adalah direktur keadilan energi diCenter for Biological Diversity, di mana dia merujuk pada kebakaran yang terjadi pada Kamis (20/11) di lokasi konferensi.

"Negosiasi ini terus menemui jalan buntu karena negara-negara kaya yang mengeruk keuntungan dari bahan bakar fosil yang berpolusi gagal menawarkan dukungan finansial yang dibutuhkan kepada negara-negara berkembang dan komitmen yang berarti untuk bergerak lebih dulu," tambahnya.

Menyadari rasa frustrasi beberapa delegasi dan kelompok lingkungan atas ketiadaan peta jalan mengenai deforestasi dan bahan bakar fosil, Presiden COP30 Andre Correa do Lago mengatakan menjelang akhir konferensi bahwa dia akan menggunakan wewenang posisinya untuk menyusun peta jalan tersebut sendiri.

Namun, peta jalan itu tidak mengikat karena tidak tercantum dalam perjanjian yang disetujui dan tidak didukung oleh seluruh 195 negara.

World Resources Institute, sebuah organisasi penelitian lingkungan yang berpartisipasi dalam COP30, menyatakan bahwa meskipun konferensi yang berlangsung hampir dua minggu tersebut mencatat beberapa keberhasilan penting, pada akhirnya konferensi tersebut gagal memenuhi harapan banyak delegasi dan advokat.

"COP30 menghasilkan terobosan untuk melipatgandakan pendanaan adaptasi, melindungi hutan dunia, dan mengangkat suara masyarakat adat yang belum pernah terjadi sebelumnya," ujar Ani Dasgupta, presiden kelompok tersebut, kepada ABC.

"Ini menunjukkan bahwa bahkan di tengah latar belakang geopolitik yang menantang, kerja sama iklim internasional tetap dapat membuahkan hasil," katanya. Ant/Anadolu

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar

Wisatawan Taiwan Coba Ditarik ke Indonesia

51 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Luar Negeri
Wisatawan Taiwan Coba Ditar...
Olahraga
Pukulan Telak Jelang Asian ...
Megapolitan
Disnaker: Balai Latihan Ker...
Daerah
Ekonomi Papua Sangat Bergan...
Megapolitan
Pemprov Banten Beri Bantuan...
Daerah
Pemprov Gorontalo Beri Bant...
Daerah
Revitalisasi Cagar Budaya J...
Megapolitan
Gubernur DKI Jakarta Akan E...
Advertisement
Bye-Bye Calo! Kemen ATR/BPN Pangkas Urus Peralihan Hak Tanah Cuma 10 Hari!

Bye-Bye Calo! Kemen ATR/BPN Pangkas Urus Peralihan Hak Tanah Cuma 10 Hari!

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.