Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jelang COP3 di Brasil, Para Pemimpin Dunia akan Bersatu Melawan Perubahan Iklim

📅 Kamis, 06 Nov 2025, 09:24 WIB | Oleh:
Jelang COP3 di Brasil, Para Pemimpin Dunia akan Bersatu Melawan Perubahan Iklim Doc: AFP
Ket. Seorang wanita berjalan melewati spanduk dengan logo Konferensi Perubahan Iklim PBB COP30 di luar Pusat Konvensi dan Pameran Hangar di Belem, Negara Bagian Para, Brasil pada 5 November 2025

BELEM - Para pemimpin dunia bertemu pada hari Kamis (6/11) di Amazon Brasil dalam upaya menunjukkan bahwa perubahan iklim tetap menjadi prioritas global utama meskipun janji-janji diingkari dan Amerika Serikat menolak pertemuan tersebut.

Sekitar 50 kepala negara dan pemerintahan diperkirakan akan hadir di kota hutan hujan Belem untuk menghadiri pertemuan puncak pada hari Kamis dan Jumat menjelang negosiasi iklim tahunan Konferensi Para Pihak (COP) PBB yang akan dibuka minggu depan.

Hampir setiap negara berpartisipasi, tetapi Washington tidak mengirimkan siapa pun. Presiden Donald Trump yang menyebut ilmu iklim sebagai "tipuan."

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dan Presiden Prancis Emmanuel Macron diperkirakan akan hadir di Belem, tetapi negara-negara ekonomi besar lainnya, termasuk Tiongkok dan India, mengirimkan wakilnya atau menteri iklim.

Pilihan Belem, sebuah kota berpenduduk 1,4 juta jiwa, yang separuhnya tinggal di lingkungan kelas pekerja yang dikenal sebagai favela, telah menjadi kontroversi karena infrastrukturnya yang terbatas, dengan biaya hotel yang sangat tinggi sehingga mempersulit partisipasi delegasi kecil dan LSM.

Pihak berwenang telah berinvestasi dalam pembangunan gedung-gedung baru dan renovasi, tetapi dengan waktu kurang dari 24 jam menjelang pembukaan KTT para pemimpin, tim media dan pemandu delegasi tiba di lokasi COP pada hari Rabu dan mendapati pekerjaan pembangunan masih berlangsung.

Perjuangan Berat

Brasil tidak berusaha mencapai kesepakatan besar di COP30, melainkan untuk mengirimkan sinyal yang jelas di masa yang penuh ketidakpastian ini bahwa negara-negara masih mendukung perjuangan iklim.

Ketidakhadiran AS akan terasa canggung selama KTT, begitu pula dengan persetujuan Brasil baru-baru ini untuk pengeboran minyak di dekat muara Sungai Amazon.

Demikian pula dengan seruan yang belum terjawab untuk gelombang janji iklim baru yang ambisius menjelang COP30, dan pengakuan tegas dari Sekjen PBB Antonio Guterres bahwa target membatasi pemanasan global hingga 1,5 derajat Celsius dari tingkat pra-Industri akan terlewatkan.

Tuan rumah Brasil juga masih berjuang keras mencari kamar terjangkau di Belem bagi negara-negara yang kekurangan uang.

Presidensi COP30 pada hari Selasa mengatakan telah mengamankan pendanaan eksternal untuk menyediakan tiga kabin gratis di atas kapal pesiar bagi delegasi dari negara-negara berpenghasilan rendah.

Brasil telah mengakui perjuangan berat yang dihadapinya dalam menggalang aksi iklim di tengah perang dan sengketa tarif, anggaran yang ketat, dan reaksi keras populis terhadap kebijakan hijau.

Sebagai pengingat yang menyadarkan akan tugas yang ada, pemungutan suara yang diawasi ketat bulan lalu untuk mengurangi polusi dari pelayaran global ditolak di bawah tekanan kuat dari Amerika Serikat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

56 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.