Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamenkes Tegaskan Indonesia Perlu Perkuat Pemberantasan Tuberkulosis

📅 Selasa, 11 Agu 2026, 19:25 WIB | Oleh:
Wamenkes Tegaskan Indonesia Perlu Perkuat Pemberantasan Tuberkulosis Doc: RRI/Aditya Prabowo
Ket. Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus (tengah)

JAKARTA - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus menegaskan pemerintah memperkuat pemberantasan tuberkulosis, mengingat tingginya kasus TB yang masih terjadi. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan koordinasi lintas sektor untuk mempercepat penemuan kasus dan penanganan penderita TB.

Benjamin menyebut Indonesia menempati posisi kedua dunia berdasarkan jumlah kasus tuberkulosis yang tercatat. Namun, berdasarkan perhitungan per 100 ribu penduduk, Indonesia menjadi negara dengan angka kasus TB tertinggi di dunia.

“Karena Indonesia ini nomor dua di dunia kasus TB di dunia. Kalau per seratus ribu penduduk, kita nomor satu di dunia,” kata Benjamin Paulus saat konferensi pers di Lapas Cipinang, Jakarta Timur, Senin (10/8).

Ia menjelaskan, Presiden meminta dirinya terlibat langsung dalam penanganan TB karena memiliki latar belakang sebagai dokter paru. Benjamin menyebut dirinya telah berkeliling ke-21 provinsi untuk mengedukasi pemerintah daerah mengenai pentingnya pengendalian dan pemberantasan TB.

“Presiden panggil saya karena saya ahli paru. ‘Dok Benny, kamu kan ahli paru, kamu beresin’. Saya sudah keliling 21 provinsi menjelaskan semua ini, baik ke gubernur, bupati, kepala dinas,” ujar dia.

Menurut Benjamin, kunjungan tersebut menjadi bagian dari penguatan koordinasi lintas sektor dalam penanganan TB. Ia menyebut sejumlah daerah telah dikunjungi, termasuk Riau, Jawa Tengah, dan Blora.

“Karena Kementerian Kesehatan tidak bisa kerja sendiri. Yang diurus hampir 289 juta orang,” kata dia.

Benjamin menegaskan kolaborasi pemerintah pusat dan daerah penting memperkuat upaya pemberantasan tuberkulosis (TB) di Indonesia. Menurutnya, sinergi tersebut diperlukan agar penanganan dan pencegahan TB dapat berjalan optimal serta menjangkau masyarakat secara luas.

“Kolaborasi pemerintah pusat dan daerah sangat diperlukan agar pemberantasan TB berjalan optimal. Sinergi tersebut penting untuk mempercepat penanganan TB secara menyeluruh di berbagai daerah Indonesia,” kata Wamenkes Benjamin. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Panglima TNI Imbau Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi Informasi yang Belum Terverifikasi.
    Preview komentar:
    Suka banget sama imbauan ini karena memang ketenangan ...
    terimakasih bapak panglima,TNI siap menjaga keamanan masyarakat INdonesia
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Nasional
Menko PMK Pratikno Bantah R...

Dinkes: Wabah ISPA Ancam Dua Kota di Provinsi Banten

54 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Dinkes: Wabah ISPA Ancam Du...

Gelaran Liga Super Akan Dihadiri Penonton Tandang

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Gelaran Liga Super Akan Dih...
Nasional
KAI Beri Promo Diskon Tiket...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
18 Agustus 2026 Cuti Bersama atau Tidak? Ini Daftar Libur dan Long Weekend Agustus

18 Agustus 2026 Cuti Bersama atau Tidak? Ini Daftar Libur dan Long Weekend Agustus

11 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.