Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Paus Leo XIV Serukan Perlunya Ruang Diplomasi dalam Konflik di Ukraina

📅 Selasa, 11 Agu 2026, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Paus Leo XIV Serukan Perlunya Ruang Diplomasi dalam Konflik di Ukraina Doc: AFP/Filippo MONTEFORTE
Ket. Paus Leo XIV melambaikan tangan kepada para peziarah yang berkumpul di Lapangan Santo Petrus di Vatikan, setelah menyampaikan Doa Angelus, Minggu (9/8).

VATICAN - Paus Leo XIV, pada Minggu (9/8) menyerukan agar diplomasi mendapat ruang dalam konflik Ukraina dan menekankan pentingnya menghormati hukum internasional.

“Perang hanya melahirkan lebih banyak perang dan menyebabkan penderitaan yang luar biasa. Sudah waktunya menghentikan lingkaran kekerasan dan membuka ruang bagi diplomasi serta dialog untuk membuka jalan menuju perdamaian,” kata Paus Leo, seperti dikutip Vatican News.

Paus juga menyampaikan dukungan kepada keluarga para korban tewas dan mereka yang terluka akibat konflik Ukraina.

“Saya bersama keluarga para korban, mereka yang terluka, dan semua orang yang menderita akibat konflik yang masih berlangsung,” kata Paus Leo.

Pada Jumat, sebuah drone Ukraina menyerang bus sipil di Donetsk dan melukai seorang warga. Drone tersebut menghantam bagian mesin hingga menyebabkan bus mengalami kerusakan.

Sehari sebelumnya, di Desa Dolyna, Distrik Munisipal Tokmak, Wilayah Zaporozhye (Zaporizhia), sebuah UAV Ukraina menyerang bus ketika para penumpang sedang turun di sebuah halte. Enam orang, terdiri dari empat pria dan dua perempuan, dilaporkan terluka.

Sebelumnya, saat peringatan setahun memimpin tahta suci Vatikan, Paus Leo XIV menegaskan kembali seruannya agar semua konflik di muka bumi diakhiri.

Saat berziarah ke Basilika Kepausan Bunda Rosario Pompei, Paus asal Amerika Serikat itu menyoroti dua isu yang amat mendesak saat ini.

“Keluarga, yang saat ini menderita akibat melemahnya ikatan pernikahan. Kemudian, perdamaian, yang terancam oleh ketegangan internasional dan ekonomi yang mengutamakan perdagangan senjata daripada nyawa manusia,” kata pemimpin tertinggi gereja Katolik sedunia itu.

Paus dengan nama lahir Robert Francis Prevost itu mengatakan perang yang berkecamuk di berbagai belahan dunia merupakan seruan agar umat manusia memperbarui komitmen mereka, tak hanya dalam hal ekonomi dan politik, tetapi juga secara spiritual dan agama.

“Perdamaian lahir dari hati dan kita tidak boleh pasrah begitu saja, meskipun terpapar gambar-gambar kematian yang disiarkan pemberitaan setiap harinya,” kata Paus pertama dari Ordo Santo Agustinus itu.

Informasi Intelijen

Terbaru, majalah Atlantic mengutip sumber melaporkan bahwa Amerika Serikat (AS) menyatakan akan terus memberikan informasi intelijen kepada Ukraina, termasuk untuk serangan terhadap infrastruktur energi Russia, karena posisi Direktur CIA John Ratcliffe.

Politico melaporkan pada Agustus bahwa AS dan Ukraina telah memulihkan tingkat pertukaran intelijen sebelumnya, yang sebelumnya dibatasi atas inisiatif Washington.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Babak Pertama Skuad Garuda Harus Mencetak Gol

52 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Babak Pertama Skuad Garuda ...
Advertisement
Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.