Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bebas Visa, Turki Jadi Primadona Baru Wisatawan Tiongkok

📅 Selasa, 11 Agu 2026, 16:07 WIB | Oleh:
Bebas Visa, Turki Jadi Primadona Baru Wisatawan Tiongkok Doc: AFP

ISTANBUL - Turki menerima hampir 245.000 pengunjung dari Tiongkok pada paruh pertama (H1) tahun ini, menjadikan Tiongkok sebagai pasar pariwisata dengan pertumbuhan tercepat di negara tersebut, seperti disampaikan Badan Promosi dan Pengembangan Pariwisata Turki kepada Xinhua pada Senin (10/8).

Data dari Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Turki menunjukkan bahwa jumlah pengunjung dari Tiongkok meningkat 28,05 persen secara tahunan (year on year) dalam enam bulan pertama tahun ini, menurut badan itu.

"Peningkatan 28,05 persen ini merupakan tingkat pertumbuhan tertinggi di antara pasar pariwisata Turki pada H1 tahun ini, menjadikan Tiongkok sebagai pasar dengan pertumbuhan terkuat," kata badan tersebut.

Pertumbuhan di pasar Tiongkok terlihat menonjol dibandingkan kinerja pariwisata Turki secara keseluruhan. Negara itu menerima total 25,7 juta pengunjung pada H1 tahun ini, turun 2,39 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.

Sinan Seha Turkseven, manajer umum badan tersebut, mengatakan lonjakan itu merupakan indikator positif bagi strategi pariwisata jangka panjang Turki seiring negara tersebut mengejar tujuan untuk menyambut satu juta pengunjung Tiongkok.

"Untuk mendukung visi ini, kami mengambil langkah-langkah konkret guna memperdalam minat di kalangan pelancong Tiongkok dan mendiversifikasi pengalaman mereka di Turki," ujarnya.

Inisiatif lain yang menargetkan pasar Tiongkok termasuk peluncuran seksi khusus berbahasa Mandarin di GoTurkiye, platform resmi promosi pariwisata Turki, serta sertifikasi "China-Friendly Airport" di Bandar Udara Istanbul, yang menampilkan papan petunjuk berbahasa Mandarin, layanan yang didukung secara digital, dan staf yang dapat berbahasa Mandarin.

Serangkaian kegiatan promosi, termasuk Festival Tahun Kuda Tiongkok yang diadakan di Cappadocia pada Februari, juga membantu meningkatkan visibilitas Turki di kalangan pelancong Tiongkok, menurut Turkseven.

Irfan Karsli, pemilik Ligarba Travel Agency sekaligus ketua Asosiasi Kebudayaan Turki-Tiongkok, mengatakan pembebasan visa telah meningkatkan minat pelancong Tiongkok terhadap Turki.

Pencarian tentang Turki di platform perjalanan utama Tiongkok telah meningkat secara signifikan, katanya. "Kami melihat peningkatan permintaan yang jelas, dan kami memperkirakan tren kenaikan ini akan terus berlanjut."

Peningkatan tersebut juga terlihat di sektor pariwisata budaya Turki. Rahmi Asal, Direktur Museum Arkeologi Istanbul, mengatakan bahwa wisatawan Tiongkok kini termasuk di antara kelompok pengunjung asing terbesar yang mengunjungi museum itu pada tahun ini. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.