Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ancaman Komputer Kuantum, Pemerintah Dorong Migrasi PQC Nasional

📅 Selasa, 11 Agu 2026, 14:40 WIB | Oleh:
Ancaman Komputer Kuantum, Pemerintah Dorong Migrasi PQC Nasional Doc: Telkom
Ket. Pemerintah mulai mempercepat langkah antisipasi menghadapi potensi ancaman keamanan siber seiring berkembangnya teknologi komputasi kuantum. Melalui rapat koordinasi yang melibatkan Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.

JAKARTA - Pemerintah mulai mempercepat langkah antisipasi menghadapi potensi ancaman keamanan siber seiring berkembangnya teknologi komputasi kuantum. Melalui rapat koordinasi yang melibatkan Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, akademisi, pelaku industri, serta komunitas keamanan siber, Indonesia mulai menyiapkan strategi menghadapi era Post-Quantum Computing (PQC).

Rapat Koordinasi Urgensi Penyusunan Kebijakan Menghadapi Post-Quantum Computing tersebut digelar pada Kamis (6/8) dan dipimpin Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi Kemenko Polkam Marsda TNI Eko Dono Indarto. Forum ini menjadi wadah untuk menghimpun masukan lintas sektor sebagai dasar penyusunan kebijakan nasional menghadapi perkembangan teknologi komputasi kuantum.

Komputer kuantum diproyeksikan mampu menghadirkan kemampuan komputasi jauh lebih besar dibandingkan sistem konvensional sehingga berpotensi membuka peluang baru dalam inovasi dan transformasi digital. Namun, perkembangan tersebut juga membawa risiko terhadap sistem kriptografi yang saat ini digunakan untuk melindungi transaksi digital, komunikasi, serta berbagai data strategis.

Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi Kemenko Polkam Marsda TNI Eko Dono Indarto menilai kesiapan menghadapi era komputasi kuantum tidak lagi dapat dipandang sebagai isu sektoral. Menurutnya, pemerintah perlu bergerak lebih cepat dengan melibatkan berbagai pihak agar Indonesia tidak tertinggal dalam menghadapi perubahan lanskap keamanan siber.

"Soal Post-Quantum Cryptography, dunia bergerak jauh lebih cepat dari yang kita bayangkan. Kita harus mengejar dan membuat lompatan," ujar Eko.

Ia menegaskan persiapan menuju era pasca-kuantum membutuhkan kerja sama erat antara pemerintah, industri, akademisi, dan komunitas keamanan siber. Kolaborasi tersebut diperlukan agar Indonesia memiliki kesiapan yang memadai dalam menghadapi ancaman digital yang dapat muncul akibat perkembangan teknologi kuantum.

Dalam rapat tersebut, pemerintah bersama pemangku kepentingan juga merumuskan sejumlah langkah prioritas untuk memperkuat kesiapan nasional. Adapun langkah tersebut meliputi:

  1. Menyusun Peta Jalan Nasional Migrasi Post-Quantum Cryptography (PQC). Peta jalan ini menjadi pedoman bagi pemerintah dan berbagai sektor dalam melakukan transisi menuju sistem kriptografi yang lebih tahan terhadap ancaman komputer kuantum.
  2. Menentukan prioritas perlindungan data strategis. Pemerintah akan memberikan perhatian khusus terhadap data dengan tingkat kerahasiaan tinggi agar aset digital yang paling kritis memperoleh perlindungan sejak tahap awal.
  3. Memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga. Sinergi antarlembaga diperlukan untuk memastikan kebijakan keamanan pasca-kuantum dapat diterapkan secara terintegrasi dan tidak berjalan secara terpisah.
  4. Mengusulkan pembentukan National Quantum Center. Pusat kolaborasi nasional tersebut diharapkan dapat menjadi wadah untuk memperkuat riset, standardisasi, pengembangan talenta, hingga implementasi teknologi kuantum di Indonesia.

Asisten Deputi Pencegahan dan Peningkatan Kapasitas Keamanan Siber Kemenko Polkam Marsma TNI Budi Eko Pratomo bersama Asisten Deputi Telekomunikasi dan Informasi Marsma TNI Agus Pandu Purnama turut mendorong penguatan koordinasi lintas sektor. Langkah tersebut dinilai penting agar kebijakan nasional yang disusun mampu menjawab tantangan keamanan digital yang semakin kompleks.

Dari sisi keamanan siber, Deputi Bidang Strategi dan Kebijakan Keamanan Siber dan Sandi BSSN Marsda TNI R. Tjahjo Kurniawan menyebut keamanan siber sebagai fondasi utama dalam keberhasilan transformasi digital. Ia mendorong seluruh pemangku kepentingan meningkatkan kesadaran terhadap risiko quantum attack serta mempersiapkan migrasi kriptografi secara bertahap dan terukur.

BSSN juga telah membentuk Gugus Tugas Nasional Penyiapan Migrasi Post-Quantum Cryptography. Gugus tugas tersebut diarahkan untuk mendukung penyusunan peta jalan nasional sekaligus mempercepat kesiapan Indonesia menuju ekosistem digital yang lebih tangguh menghadapi ancaman komputasi kuantum.

Sementara itu, PT Telkom Indonesia menegaskan kesiapannya menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun kemampuan nasional menghadapi era komputasi kuantum. Melalui Telkom University, berbagai penelitian terkait PQC telah dikembangkan, termasuk riset quantum error correction dan pengembangan talenta digital.

Telkom juga tengah melakukan kajian untuk memasuki quantum-safe era melalui pengembangan quantum-safe network dan quantum-safe data center. Upaya tersebut diarahkan untuk membangun infrastruktur digital yang mampu memberikan perlindungan lebih kuat ketika teknologi komputasi kuantum berkembang semakin matang.

Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji mengatakan tantangan komputasi kuantum tidak cukup diatasi hanya dengan mengadopsi teknologi baru. Menurutnya, Indonesia juga perlu membangun kapabilitas nasional melalui riset, pengembangan sumber daya manusia, inovasi, serta kolaborasi lintas sektor.

"Era komputasi kuantum akan mengubah paradigma keamanan digital secara fundamental. Karena itu, yang perlu dibangun bukan hanya kesiapan teknologi, tetapi juga kapabilitas nasional," kata Seno.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
Advertisement
bni
Advertisement
astra2
Advertisement
gaia musik festival
Daerah
Pemkot Bandung Prioritaskan...
Advertisement
gaia musik festival
Sidang Perdana Korupsi Kuota Haji, Yaqut Cholil: Yang Benar akan Kelihatan

Sidang Perdana Korupsi Kuota Haji, Yaqut Cholil: Yang Benar akan Kelihatan

11 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.