Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Koperasi Butuh Modal? LPDB Tegaskan Pengajuan Dana Gratis

📅 Selasa, 11 Agu 2026, 19:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Koperasi Butuh Modal? LPDB Tegaskan Pengajuan Dana Gratis Doc: ANTARA/ Azmi Samsul M.
Ket. Ilustrasi - Koperasi Desa Merah Putih.

JAKARTA – Saluran pembiayaan resmi pemerintah menjadi instrumen penting untuk memperluas akses modal, terutama bagi UMKM yang belum sepenuhnya terhubung dengan perbankan.

Skema seperti KUR dan berbagai Kredit Program dirancang agar pembiayaan lebih inklusif sekaligus mendorong usaha produktif.

Namun, efektivitasnya tidak cukup diukur dari besarnya penyaluran; ketepatan sasaran, kualitas kredit, pendampingan, dan kemampuan usaha meningkatkan produktivitas menjadi kunci agar pembiayaan benar-benar mendorong UMKM naik kelas.

Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi menegaskan pengajuan pembiayaan dana bergulir bagi koperasi tidak dipungut biaya dan seluruh prosesnya dilakukan secara digital, sehingga dapat dipantau pemohon secara real-time.

Direktur Utama LPDB Koperasi Krisdianto mengatakan digitalisasi proses pengajuan dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memberikan kemudahan dan transparansi bagi koperasi yang membutuhkan pembiayaan.

“LPDB Koperasi hadir agar koperasi memiliki akses pembiayaan yang mudah, terjangkau, dan sesuai dengan kebutuhan usahanya,” ujar Krisdianto dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (11/8).

Ia menjelaskan pengajuan pembiayaan dilakukan secara digital melalui aplikasi e-Proposal.

Menurut dia, calon mitra juga dapat memantau perkembangan pengajuan melalui dashboard yang tersedia dalam aplikasi tersebut tanpa harus datang langsung ke kantor LPDB Koperasi.

Krisdianto juga menegaskan seluruh proses pengajuan dana bergulir tidak dikenakan biaya apa pun atau gratis.

Menurut dia, sistem tersebut menjadi bagian dari upaya LPDB Koperasi untuk membangun kepercayaan koperasi terhadap saluran pembiayaan resmi yang disediakan pemerintah.

Lebih lanjut, Krisdianto menjelaskan LPDB Koperasi merupakan Badan Layanan Umum (BLU) di bawah Kementerian Koperasi yang bertugas memperkuat permodalan koperasi melalui dana bergulir, baik dengan skema pembiayaan konvensional maupun syariah sesuai kebutuhan koperasi.

Dalam rangka memperluas akses pembiayaan, LPDB Koperasi beberapa waktu lalu menggelar temu mitra yang diikuti 36 koperasi sektor riil dari berbagai daerah di Indonesia.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada pengurus koperasi mengenai mekanisme pengajuan, proses analisis hingga pencairan dana bergulir, termasuk tata kelola pembiayaan.

Di sisi penyaluran, LPDB Koperasi telah menyalurkan dana bergulir sebesar Rp1,07 triliun sepanjang semester I-2026. Realisasi tersebut terdiri atas Rp313,6 miliar untuk pembiayaan simpan pinjam dan Rp760,1 miliar untuk pembiayaan sektor riil.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Daerah
Pemuda Jawa Diminta Terus D...
Olahraga
Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 H...
Advertisement
Drama VAR dan Penalti, Atletico Madrid Pecundangi Real Madrid di Laga Derby Membara!

Drama VAR dan Penalti, Atletico Madrid Pecundangi Real Madrid di Laga Derby Membara!

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.