Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KAI Access Gangguan, Reservasi Online Terdampak - Calon Penumpang Terpaksa Antri ke Loket

📅 Selasa, 11 Agu 2026, 19:17 WIB | Oleh:
KAI Access Gangguan, Reservasi Online Terdampak - Calon Penumpang Terpaksa Antri ke Loket Doc: Istimewa
Ket. Gangguan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa semakin besar ketergantungan layanan transportasi terhadap sistem digital, semakin penting pula memastikan sistem tersebut memiliki keandalan dan kemampuan pemulihan ketika mengalami masalah.

SURABAYA — Calon penumpang kereta api menghadapi kesulitan melakukan pemesanan tiket secara online setelah layanan Access by KAI mengalami gangguan pada Selasa, (11/8).

Gangguan ini menjadi perhatian karena Access by KAI selama ini menjadi salah satu jalur utama pelanggan untuk mencari perjalanan, melakukan reservasi, hingga membeli tiket tanpa harus datang langsung ke stasiun.

Keluhan mengenai aplikasi tersebut juga bermunculan dari pengguna. Sejumlah warganet mengaku mengalami kendala ketika mencoba mengakses layanan KAI pada Selasa. Gangguan bahkan disebut berlangsung cukup lama sehingga membuat calon penumpang kesulitan melakukan pemesanan. 

Bagi calon penumpang yang sedang memburu tiket, terutama mereka yang ingin menentukan perjalanan dalam waktu dekat, gangguan tersebut tentu menjadi persoalan tersendiri.

Pasalnya, ketika kanal digital tidak dapat digunakan secara normal, pelanggan harus kembali menggunakan cara konvensional dengan datang ke stasiun atau menghubungi layanan pelanggan KAI.

KAI Daop 8 Surabaya membenarkan adanya gangguan tersebut.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan dan mengatakan tim teknis masih melakukan proses pemulihan sistem.

Selama gangguan berlangsung, KAI mengarahkan pelanggan yang ingin membeli tiket untuk menggunakan Contact Center KAI 121 atau mendatangi loket stasiun.

Dengan demikian, persoalan yang terjadi bukanlah gangguan perjalanan kereta api, melainkan terutama pada akses layanan digital untuk reservasi dan pembelian tiket.

Artinya, kereta tetap beroperasi, tetapi sebagian calon penumpang mengalami hambatan ketika hendak melakukan transaksi melalui aplikasi.

Pelanggan kembali harus ke loket. Gangguan ini sekaligus menunjukkan betapa pentingnya layanan digital bagi sistem penjualan tiket KAI saat ini.

Dengan aplikasi, pelanggan dapat melakukan pemesanan tanpa harus mengantre di stasiun. Ketika aplikasi bermasalah, keuntungan tersebut otomatis hilang dan sebagian pelanggan harus kembali mengandalkan loket.

Laporan media lain juga mencatat keluhan pengguna yang mengalami error ketika mencoba menggunakan Access by KAI pada Selasa. 

Kondisi tersebut berpotensi membuat antrean di loket meningkat apabila gangguan berlangsung cukup lama, terutama pada periode ketika permintaan tiket sedang tinggi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Daerah
Syukurlah, Lima Orangutan H...
Advertisement
Hadiah dari Commuter Line di Hari Pelanggan Nasional 2026

Hadiah dari Commuter Line di Hari Pelanggan Nasional 2026

04 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.