Pasokan Air Tanah Prancis Menipis ke Titik Mengkhawatirkan
📅 Selasa, 11 Agu 2026, 16:35 WIB | Oleh: Deri HenriawanPARIS - Kekeringan air tanah di Prancis semakin memburuk pada Juli di tengah gelombang panas yang terjadi berulang kali, dengan 63 persen titik pemantauan air tanah mencatat level di bawah normal, demikian disampaikan Survei Geologi Prancis (BRGM) pada Senin (10/8).
BRGM menyatakan level muka air tanah menunjukkan tren penurunan di seluruh negeri pada Juli lalu, akibat minimnya curah hujan yang efektif sejak Mei, serta kekeringan yang lebih parah dan suhu tinggi sepanjang Juni dan Juli.
Pada akhir Juli, hanya 16 persen titik pemantauan air tanah yang melaporkan level di atas normal, 21 persen berada pada atau sekitar level normal, dan 63 persen di bawah level normal, dibandingkan dengan masing-masing 22 persen, 24 persen, dan 54 persen pada akhir Juni.
Situasi tersebut juga tercatat lebih buruk dibandingkan dengan akhir Juli 2025, ketika 30 persen level muka air tanah berada di atas normal, 26 persen di sekitar level normal, dan 44 persen di bawah level normal.
Menurut prakiraan musiman dari badan meteorologi Prancis, Meteo-France, untuk periode Agustus hingga Oktober, suhu udara kemungkinan besar akan tetap berada di atas normal di seluruh Prancis.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut BRGM, suhu udara yang lebih tinggi, peningkatan pengambilan air, dan meningkatnya kebutuhan air vegetasi diperkirakan akan semakin menguras cadangan air tanah di hampir seluruh akuifer setidaknya hingga Agustus. Penurunan tersebut diperkirakan mulai mereda pada September seiring berkurangnya permintaan air dan berakhirnya musim irigasi. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!