Presiden Meminta Belanja Pemerintah dalam APBN Tahun 2025 Harus Dimanfaatkan Seefisien Mungkin
📅 Kamis, 12 Des 2024, 02:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Utang Jatuh Tempo
Pada kesempatan berbeda, Direktur Eksekutif Celios, Bhima Yudisthira, mengatakan Presiden Prabowo perlu bersiap menghadapi tantangan fiskal yang jauh lebih berat dibanding era Jokowi.
“Ini bukan sekadar ada program makan bergizi gratis, tapi persoalan utang jatuh tempo dan bunganya,”tegas Bhima.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, untuk refinancing atau mencari sumber pembiayaan baru juga tidak mudah. Begitu utang mau dibayar dengan utang baru maka situasi global membuat investor meningkatkan persepsi risikonya. Sementara investor dalam negeri mau menjual SBN, tapi khawatir mengganggu likuiditas perbankan. Itu pekerjaan rumah terbesar fiskal Presiden Prabowo.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!