Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gawat, Asap Karhutla Mulai Berdampak pada Penerbangan di Bandara Tjilik Riwut

📅 Kamis, 28 Sep 2023, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gawat, Asap Karhutla Mulai Berdampak pada Penerbangan di Bandara Tjilik Riwut Doc: ANTARA/HO-AP II Bandara Tjilik Riwut
Ket. Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, Rabu (27/9/2023).

Palangka Raya - Gawat, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah menyebabkan kabut asap yang salah satunya kini berdampak terhadap aktivitas penerbangan di Bandara Tjilik Riwut.

"Kondisi asap akibat karhutla pada hari ini, menyebabkan tiga penerbangan pagi pada pukul 07.00 WIB sempat mengalami penundaan," kata Executive General Manager (EGM) Bandara Tjilik Riwut, Ardha Wulanigara di Palangka Raya, Rabu.

Adapun tiga pesawat yang sempat mengalami penundaan tersebut adalah dari Maskapai Garuda Indonesia dan Batik Air dengan tujuan Jakarta, serta Lion Air tujuan Surabaya.

Penundaan tiga penerbangan pagi tersebut, lantaran kondisi kabut asap yang menyebabkan visibility atau jarak pandang hanya mampu mencapai hingga 400 m berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) setempat.

"Namun penundaan hanya sempat terjadi saat pagi, dimana kabut asap memengaruhi jarak pandang. Adapun ketiga pesawat dengan jadwal penerbangan pagi tersebut, semuanya mulai berangkat sekitar pukul 09.30 wib dengan kondisi jarak pandang sudah 1.000 m," terangnya.

Ardha menyampaikan, sebelumnya terhitung sejak Senin (25/9) tidak ada terjadi penundaan penerbangan di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya akibat kabut asap yang disebabkan karhutla.

"Baru hari ini saja sempat terjadi penundaan penerbangan di Bandara Tjilik Riwut," jelasnya.

Lebih lanjut Ardha menyampaikan, secara intens pihaknya terus berkoordinasi dengan BMKG maupun AirNav setempat terkait operasional penerbangan.

"Khususnya berkaitan dengan karhutla, jadi hubungannya dengan penerbangan adalah jarak pandang," ucapnya.

Koordinasi yang intens pihaknya lakukan bersama BMKG maupun AirNav, karena prosedur-prosedur kaitannya dengan gangguan operasional yang disebabkan karhutla dibahas lebih lanjut bersama dua instansi tersebut.

"Misalnya ada informasi dari BMKG, kemudian diteruskan ke AirNav, kemudian kita biasanya barulah diputuskan apakah kondisinya mempengaruhi terhadap aktivitas penerbangan atau tidak. Koordinasi intens ini juga sebagai salah satu antisipasi kami terhadap dampak karhutla," jelasnya.

Sementara itu frekuensi penerbangan di Bandara Tjilik Riwut masih dalam kondisi normal yakni sekitar 16 penerbangan baik kedatangan maupun keberangkatan.

Di sisi lain untuk pergerakan penumpang masih berada di kisaran 1.900-2.000 orang per hari. Rute penerbangan yang tersedia di antaranya yakni Jakarta, Surabaya, serta lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Nasional
Jejak Hatta-Sjahrir Dihidup...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.