Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sawah 120 Hektar di Jatim Terancam Kekeringan, Menteri PU Turunkan 13 Pompa Darurat!

📅 Sabtu, 03 Okt 2026, 09:48 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Sawah 120 Hektar di Jatim Terancam Kekeringan, Menteri PU Turunkan 13 Pompa Darurat! Doc: istimewa
Ket. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengerahkan 13 unit pompa untuk pasokan air di enam kabupaten di Jawa Timur. Penanganan tersebut dilakukan berdasarkan hasil pemantauan kondisi lapangan pada 30 September–1 Oktober 2026 dan mencakup sekitar 120 hektare lahan pertanian di Jombang, Jember, Tulungagung, Bangkalan, Pamekasan, dan Trenggalek

Kementerian PU Kerahkan 13 Pompa Untuk 120 Ha Sawah di Jatim

JAKARTA– Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengerahkan 13 unit pompa untuk pasokan air di enam kabupaten di Jawa Timur. Penanganan tersebut dilakukan berdasarkan hasil pemantauan kondisi lapangan pada 30 September–1 Oktober 2026 dan mencakup sekitar 120 hektare lahan pertanian di Jombang, Jember, Tulungagung, Bangkalan, Pamekasan, dan Trenggalek.

Melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas, Kementerian PU menyesuaikan penanganan dengan kondisi setiap lokasi dan ketersediaan sumber air. Selain mengoperasikan pompa, penanganan juga dilakukan melalui pengeboran sumur dangkal untuk memastikan kebutuhan air tanaman tetap terpenuhi selama musim kemarau.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, Kementerian PU terus memperkuat kesiapsiagaan dan respons terhadap dampak kekeringan dengan mengoptimalkan infrastruktur sumber daya air yang tersedia.

“Air merupakan fondasi penting bagi pembangunan berkelanjutan. Karena itu, penanganan kekeringan harus dilakukan secara cepat, terukur, dan terpadu, termasuk dengan mengoptimalkan infrastruktur sumber daya air agar air yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” kata Menteri Dody di Jakarta, Jumat (2/10).

Di Kabupaten Jombang telah ditangani sekitar 71 hektare sawah di Desa Kendalsari, Kecamatan Sumobito melalui pompanisasi. Lahan tersebut berada pada masa tanam ketiga (MT3) dan tanaman belum memasuki masa panen. Air dipasok dari sumur bor dan pompa dioperasikan hingga 12 jam per hari.

Sementara di Kabupaten Jember, BBWS Brantas membantu pengairan sekitar 4 hektare lahan di Desa Mayangan dan Kepanjen, Kecamatan Gumukmas, yang ditanami padi dan cabai rawit. Pengairan telah dilakukan dan kondisi lahan relatif aman.

Di Kabupaten Tulungagung, Kementerian PU menangani sekitar 30 hektare lahan di Desa Sembon, Kecamatan Karangrejo. Lahan telah ditanami dan belum memasuki masa panen. Selain pemompaan, BBWS Brantas berkoordinasi dengan Himpunan Petani Pemakai Air (HIPA) dan kelompok tani serta mengusulkan pembangunan sumur Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) untuk memperkuat sumber air.

Penanganan juga dilakukan di Kabupaten Bangkalan melalui pengeboran sumur dangkal di tiga titik untuk mendukung pengairan sekitar 2 hektare lahan di Desa Kramat. Dua titik telah selesai dikerjakan, sementara satu titik masih dalam penyelesaian.

Di Kabupaten Pamekasan, pompa submersible telah dipasang untuk mendukung pengairan sekitar 3 hektare lahan di Desa Pangorayan, Kecamatan Proppo. Pompa telah terpasang dan siap digunakan.

Adapun di Kabupaten Trenggalek, Kementerian PU mengoperasikan pompa Alkon untuk mengairi sekitar 10 hektare sawah di Desa Prambon, Kecamatan Tugu. Pompa mengambil air dari Sungai Brantas dan direncanakan beroperasi selama tiga bulan untuk mendukung kebutuhan air tanaman padi yang berada pada MT3.

Secara keseluruhan, penanganan di enam lokasi tersebut mencakup sekitar 120 hektare lahan pertanian dengan dukungan 13 unit pompa serta pengeboran sumur dangkal. Penanganan dilakukan berdasarkan kondisi tanaman, ketersediaan sumber air, kebutuhan pengairan, serta kondisi jaringan dan infrastruktur sumber daya air di masing-masing wilayah.

Kementerian PU melalui BBWS Brantas akan terus berkoordinasi dengan HIPA, kelompok tani, dan pemerintah daerah untuk memastikan sarana yang telah dikerahkan dapat dimanfaatkan secara efektif dan mendukung keberlanjutan pengairan selama musim kemarau.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Nasional
Jadwal TKA untuk Jenjang SM...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.