Karhutla Meluas, BMKG Deteksi Lonjakan 2.671 Titik Panas di Sumatera
📅 Jumat, 04 Sep 2026, 14:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: BMKG Pekanbaru
PEKANBARU - Badan Meteorologi klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru Provinsi Riau mendeteksi lonjakan 2.671 titik panas (hotspot) di Pulau Sumatera berdasarkan pembaruan data pada Jumat pukul 07.00 WIB .
Prakirawan BMKG Pekanbaru Putri Santy Siregar mengungkapkan sebaran titik panas ini tersebar di 9 provinsi, dengan lonjakan tertinggi terdeteksi di Sumatera Selatan (Sumsel) yang mencapai 1.583 titik.
"Wilayah lain yang turut menyumbang angka tinggi adalah Provinsi Bangka Belitung dengan 312 titik, Jambi 330 titik, Riau 234 titik, Lampung 115 titik, dan disusul Bengkulu 39 titik, Kepulauan Riau (Kepri) 29 titik, Sumatera Barat 21 titik, dan Sumatera Utara delapan titik," katanya.
Sementara itu Provinsi Riau dengan 235 titik panas tersebar di 10 kabupaten/kota. Kabupaten Inderagiri Hilir menjadi area paling krusial di Riau dengan temuan 79 titik panas, diikuti oleh Kabupaten Indragiri Hulu sebanyak 42 titik, dan Kabupaten Bengkalis 35 titik.
Selebihnya terdeteksi di Kabupaten Kepulauan Meranti (28), Pelalawan (27), Siak (12), Kuantan Singingi (6), serta Kota Pekanbaru dan Kampar masing-masing satu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Akibat banyaknya titik panas ini jarak pandang di Pekanbaru pada Kamis (3/9) malam terpantau hanya lima kilometer dengan kondisi berasap. Sedangkan kualitas udara pada dini hari dan pagi berdasarkan Konsentrasi Partikulat 2,5 masuk kategori sangat tidak sehat.
Sementara itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau menyampaikan saat ini titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah daerah terdapat di Kabupaten Bengkalis, Indragiri Hulu, Kepulauan Meranti, dan Indragiri Hilir, yang masih terus dilakukan upaya pemadaman.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!