Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Stasiun KA Duri, 12 Penumpang Luka Akibat Kecelakaan Eskalator

📅 Sabtu, 03 Okt 2026, 19:28 WIB | Oleh:
Stasiun KA Duri, 12 Penumpang Luka Akibat Kecelakaan Eskalator Doc: ANTARA/Dokumentasi Pribadi
Ket. Eskalator yang berada di area akses menuju jalur 5 di Stasiun Duri yang mengalami gangguan Sabtu (3/10) sekitar pukul 07.45 WIB. Saat itu, eskalator tiba-tiba bergerak mundur padahal seharusnya berjalan naik.

JAKARTA -- PT Kereta Commuter Indonesia menyampaikan sebanyak 12 orang penumpang yang mengalami luka ringan akibat gangguan salah satu eskalator di Stasiun Duri, Jakarta Barat, Sabtu, telah mendapat penanganan medis dari petugas Pos Kesehatan (Poskes) Stasiun.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan gangguan pada eskalator yang berada di area akses menuju jalur 5 di Stasiun Duri terjadi sekitar pukul 07.45 WIB. Saat itu, eskalator tiba-tiba bergerak mundur padahal seharusnya berjalan naik.

“Begitu kejadian diketahui, petugas di Stasiun Duri langsung merespons dan memberikan pertolongan untuk evakuasi. Seluruh pengguna yang mengalami luka-luka dibantu ke Poskes untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan awal,” kata Karina dalam keterangan resmi, Sabtu.

Karina mengatakan berdasarkan pendataan dari 12 orang penumpang, 10 di antaranya merupakan dewasa dan dua lainnya anak-anak.

"Saat ini, lima orang sudah melanjutkan perjalanan, lima orang dirujuk ke RS Duta Indah dan dua orang akan observasi lebih lanjut. Kami akan terus memastikan kondisi seluruh pengguna tersebut serta memberikan bantuan sesuai kebutuhan,” kata Karina.

Sementara itu, KAI Commuter menghentikan sementara penggunaan eskalator.

Selanjutnya, tim melakukan pemeriksaan terhadap kondisi eskalator untuk memastikan aspek keselamatan dan mengetahui kondisi teknis fasilitas tersebut.

KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut dan memastikan penanganan dilakukan dengan baik.

"Untuk kondisi dan penyebab gangguan pada eskalator, saat ini masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut oleh tim teknis,” kata Karina.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.