Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo
📅 Jumat, 02 Okt 2026, 17:56 WIB | Oleh: Tim PenulisJakarta - Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Rocky Gerung menegaskan lembaganya memiliki tugas untuk bersikap kritis dalam memberikan pertimbangan kepada Presiden Prabowo Subianto.
"Kalau mengkritik, dewan ini justru fungsinya kritis, bukan kritik ya, beda tuh. Kritis terhadap kebijakan," kata Rocky usai pelantikan Wantimpres di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10).
Menurut Rocky, sikap kritis diperlukan karena setiap kebijakan pemerintah berpotensi menimbulkan persepsi yang berbeda di tengah masyarakat, baik positif maupun negatif.
Ia menjelaskan Wantimpres bertugas melihat secara lebih mendalam berbagai persoalan yang muncul dari sebuah kebijakan dengan mengandalkan kepekaan etis serta kemampuan setiap anggota dalam membaca persoalan.
Rocky mengatakan pertimbangan yang diberikan Wantimpres nantinya menjadi bahan bagi Presiden dalam mengambil keputusan.
Ia mengibaratkan mekanisme tersebut seperti proses penyusunan surat keputusan yang memuat unsur mengingat, menimbang, memutuskan, dan menetapkan.
"Tugas dewan adalah mengingat dan menimbang dan memutuskan, penetapannya ada pada presiden. Jadi kita membuat pertimbangan, user-nya adalah Bapak Presiden," ujar Rocky.
Rocky juga mengatakan Presiden Prabowo memberikan pesan bahwa Wantimpres memiliki kedudukan etis, bukan teknis. Karena itu, Wantimpres tidak diarahkan untuk menangani persoalan teknis pemerintahan sehari-hari.
Menurut dia, anggota Wantimpres perlu mengambil jarak dari berbagai peristiwa konkret agar dapat melakukan kontemplasi dan evaluasi terhadap arah kebijakan pemerintah.
Lebih lanjut, Rocky menyebut Wantimpres dapat berperan seperti oversight committee dalam perusahaan. Namun, karena bekerja dalam ranah publik, dewan membutuhkan keahlian dan ketajaman dalam membaca berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat.
Berbagai Latar Belakang
Sementara itu, Ketua Wantimpres Pratikno mengatakan akan memaksimalkan pengalaman tokoh-tokoh nasional dari berbagai latar belakang agama dan profesi yang menjadi anggota dewan untuk memberikan masukan kepada Presiden Prabowo Subianto.
Pratikno mengatakan kekayaan pengetahuan dan rekam jejak para anggota Wantimpres menjadi modal dalam menjalankan amanat undang-undang.
"Anggota-anggota Wantimpres yang baru ini adalah tokoh-tokoh nasional dari berbagai bidang, dari berbagai agama, dari berbagai profesi yang sudah berpengalaman membaktikan diri pada negeri kita tercinta," kata Pratikno.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!