Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Airlangga Buka Suara, Pembagian Kementerian ke Kemenko Hilirisasi Belum Final

📅 Jumat, 02 Okt 2026, 20:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Airlangga Buka Suara, Pembagian Kementerian ke Kemenko Hilirisasi Belum Final Doc: ANTARA/ HO-pri
Ket. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

JAKARTA – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pembagian kementerian teknis yang akan berada di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi masih dalam pembahasan pemerintah.

Airlangga menyampaikan, pembagian tersebut akan dituangkan dalam tim teknis serta struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) kementerian koordinator yang baru.

"Nanti ada tim teknis SOTK-nya," kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (2/10).

Terkait kementerian teknis mana saja yang akan dipindahkan atau masuk dalam koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Airlangga menyampaikan bahwa hal tersebut masih dibahas oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

"Masih dalam pembahasan di MenPAN, Kementerian PAN," ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto melantik Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia dalam rangka penataan koordinasi pemerintahan di bidang hilirisasi dan transisi energi.

Bahlil mengatakan akan menjalankan tugas dengan baik dalam dua jabatan yang diembannya terutama untuk mencapai hilirisasi dan transisi energi yang menjadi salah satu Asta Cita Presiden Prabowo.

Dia menyatakan bahwa kementerian baru itu akan berperan sebagai koordinator kementerian dan lembaga terkait, termasuk Kementerian Investasi dan Hilirisasi, untuk mencapai target tersebut.

Mengenai kementerian/lembaga yang akan berada di bawah Kementerian Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil mengatakan masih menunggu peraturan presiden mengenai pembentukan kementerian koordinator tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

32 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.