Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dana Cadangan, Pramono Usul Rp4,6 Triliun

📅 Sabtu, 03 Okt 2026, 19:01 WIB | Oleh:
Dana Cadangan, Pramono Usul Rp4,6 Triliun Doc: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat dijumpai di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (2/10).

JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengusulkan penyimpanan dana cadangan daerah senilai Rp 4,6 triliun guna menjaga kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jakarta tetap sehat.

“Dana cadangan kemarin kami sudah sampaikan di dalam rapat paripurna dengan DPRD. Kenapa harus ada dana cadangan? Ini merupakan tindak lanjut dari undang-undang dan juga peraturan pemerintah untuk mengatur supaya masing-masing Pemerintah Daerah itu mempunyai dana cadangan. Dan Pemerintah DKI Jakarta mengatur Rp4,6 triliun,” kata Pramono saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (2/10).

Lebih lanjut Pramono menjelaskan, angka Rp4,6 triliun tersebut salah satunya mengacu pada rata-rata sisa lebih pembiayaan anggaran (SiLPA) yang dimiliki Jakarta. 

Besaran Rp4,6 triliun bisa digunakan jika sewaktu-waktu pemerintah daerah membutuhkan anggaran untuk kebutuhan tertentu.

“Kenapa itu? Karena itu rata-rata dari SiLPA yang ada dan juga kalau diperlukan dalam tahap awal,” jelas Pramono.

Dengan APBD Jakarta yang saat ini berada di kisaran Rp80 triliun, Pramono menilai dana cadangan Rp4,6 triliun dapat memberikan ruang bagi pemerintah daerah dalam mengantisipasi kebutuhan anggaran.

Pramono berharap, dengan adanya dana cadangan pengelolaan APBD Jakarta lebih terencana. Ia ingin pengelolaan keuangan Jakarta menjadi contoh bagi daerah lain, terutama dari sisi transparansi dan perencanaan anggaran.

“Sehingga dengan demikian saya pengin banget bahwa Jakarta menjadi role model, contoh sebuah provinsi yang pengaturan APBD-nya transparan, terbuka, dan kemudian sehat sekali. Itu kami lakukan begitu,” ungkap Pramono.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.