Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mahasiswa ITS Bikin Penyangga Lutut Terapi dan Kursi Bantu Pindah untuk Lansia

📅 Jumat, 04 Sep 2026, 00:00 WIB | Oleh:
Mahasiswa ITS Bikin Penyangga Lutut Terapi dan Kursi Bantu Pindah untuk Lansia Doc: Istimewa
Ket. AngetKnee dibuat agar tiga fungsi tersebut dapat digunakan dalam satu perangkat yang ringkas dan mudah dibawa.

SURABAYA — Sejumlah mahasiswa dan dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mengembangkan dua alat untuk membantu lansia yang mengalami nyeri lutut dan kesulitan berpindah posisi. Kedua alat tersebut diberi nama AngetKnee dan Elevaid Chair.

AngetKnee merupakan penyangga lutut yang dilengkapi fitur penghangat dan getaran. Alat ini dipakai pada lutut seperti knee support, tetapi memiliki tambahan terapi panas dan getaran yang dapat digunakan untuk membantu mengurangi keluhan nyeri dan kekakuan lutut, termasuk pada penderita osteoarthritis.

Ketua tim pengembang, Maulana Yusuf Izzuddin, mengatakan AngetKnee dibuat agar tiga fungsi tersebut dapat digunakan dalam satu perangkat yang ringkas dan mudah dibawa.

“Kami ingin menggabungkan fungsi penyangga, terapi panas, dan getaran dalam satu perangkat yang ringkas dan portabel,” kata Yusuf.

Komponen pemanas, motor getar, sensor suhu, mikrokontroler, dan baterai ditempatkan dalam satu perangkat nirkabel. Dalam pengujian, tim mencoba tiga pilihan suhu, yakni 38, 42, dan 46 derajat Celsius serta tiga tingkat getaran. Hasil pengujian menunjukkan kombinasi suhu 42 derajat Celsius dan getaran tingkat dua memberikan respons terbaik dari pengguna.

Sementara Elevaid Chair merupakan kursi yang dapat naik dan turun menggunakan motor listrik. Alat ini dirancang untuk membantu lansia atau pasien ketika berpindah dari satu posisi ke posisi lain, misalnya dari kursi menuju tempat tidur atau sebaliknya.

Dengan mekanisme tersebut, pendamping tidak perlu terlalu banyak mengangkat tubuh pasien secara manual. Ketinggian kursi dapat disesuaikan dengan posisi yang dituju sehingga proses pemindahan pasien menjadi lebih mudah.

“Elevaid Chair dirancang untuk mengurangi kebutuhan mengangkat tubuh pasien secara manual saat proses transfer,” ujar Yusuf.

Elevaid Chair telah diuji dengan beban 55, 70, dan 90 kilogram serta beberapa ketinggian transfer. Hasil pengujian menunjukkan semakin berat beban pasien, kelancaran perpindahan cenderung menurun dan guncangan meningkat.

Kedua alat tersebut kemudian diserahterimakan kepada Klinik Pratama Cita Husada dan perwakilan warga di Kecamatan Rungkut, Surabaya, melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat. Penerapannya disertai sosialisasi, demonstrasi, pelatihan penggunaan, serta evaluasi.

Tim ITS selanjutnya akan menyempurnakan AngetKnee, terutama pada pengaturan suhu dan getaran. Sementara Elevaid Chair akan dikembangkan pada kapasitas motor penggerak, kekuatan struktur, kestabilan, dan pengurangan guncangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...

Krisis Iklim Ancam Produktivitas Kerja

8 menit yang lalu | Lukman

Nasional
Krisis Iklim Ancam Produkti...
Olahraga
Barcelona Cari Dua Sumber D...
Olahraga
FIFA Asean Cup, Bangladesh ...
Advertisement
Ubed Pahlawan Medali Emas, Indonesia Gulung Tiongkok 3-2

Ubed Pahlawan Medali Emas, Indonesia Gulung Tiongkok 3-2

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.