Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Inovatif & Kreatif Banget! Sisik Ikan Nila Disulap Mahasiswa Unpad Jadi Bahan Baterai Ion-natrium

2 Rabu, 16 Sep 2026, 20:43 WIB | Oleh:
Inovatif & Kreatif Banget! Sisik Ikan Nila Disulap Mahasiswa Unpad Jadi Bahan Baterai Ion-natrium Inovatif & Kreatif Banget! Sisik Ikan Nila Disulap Mahasiswa Unpad Jadi Bahan Baterai Ion-natrium Doc: Antara/HO
Ket. Ikan Nila.

BANDUNG, JAWA BARAT - Mahasiswa yang tergabung dalam Tim Riset Eksakta Program Kreativitas Mahasiswa (PKM-RE) Universitas Padjadjaran mengolah limbah sisik ikan nila menjadi hard carbon, sebagai bahan anode alternatif bagi baterai ion-natrium (sodium-ion battery).

Tim peneliti yang beranggotakan Achmad Syah Nizar El Java, Aorenza Delviana Putri, Kevin Fauzy Rizky, Dimas Ardianto Wiratama, dan Fitriani Nur Hidayat di bawah bimbingan dosen Noto Susanto Gultom, mengusung inovasi ini guna menjawab penumpukan limbah perikanan sekaligus mencari material penyimpan energi terbarukan pengganti litium.

Noto Susanto dalam keterangan di Bandung, Rabu (16/9), menjelaskan pemilihan sisik ikan nila didasari atas kandungan kolagennya yang kaya akan unsur nitrogen alami.

"Melalui konsep in-situ self-doping nitrogen, proses pengayaan nitrogen pada material anode dapat bersumber langsung dari biomassa tanpa memerlukan bahan doping kimia dari luar," kata dia.

Dalam risetnya, tim disebut mensintesis sisik ikan nila melalui proses pirolisis pada rentang suhu 600°C (HC-600), 700°C (HC-700), dan 800°C (HC-800) untuk menentukan karakteristik elektrokimia yang paling optimal.

Hasil awal menunjukkan seluruh sampel menghasilkan struktur karbon turbostratic dengan jarak antar-lapis yang lebih lebar ketimbang grafit.

20260916204217_1002161944.jpeg

Tim PKM-RE Unpad yang mengembangkan hard carbon berbasis limbah sisik ikan nila sebagai material anode untuk baterai ion-natrium. Antara/HO-Unpad

Sampel HC-800 mencatatkan performa struktur dan reversibilitas paling prospektif untuk pengembangan baterai ion-natrium.

Secara teknis, sampel HC-600 memang menghasilkan kapasitas discharge awal tertinggi sebesar 111,61 mAh g⁻¹, namun memiliki nilai Initial Coulombic Efficiency (ICE) terendah yaitu 37,8 persen.

Sebaliknya, varian HC-800 mampu mencapai ICE tertinggi sebesar 69,2 persen serta Coulombic Efficiency siklus kedua mencapai 94,8 persen.

Pengujian Electrochemical Impedance Spectroscopy (EIS) juga mengonfirmasi keunggulan HC-800 yang mencatatkan charge-transfer resistance terendah sebesar 384,4 Ω serta nilai Warburg impedance terendah senilai 433,8 Ω s⁻¹/² dibanding sampel suhu lainnya.

Riset yang memadukan prinsip ekonomi sirkular dan kemandirian energi ini, selanjutnya ditargetkan pada penyelesaian karakterisasi kimia permukaan lewat uji XPS, serta pengujian stabilitas penyimpanan daya hingga 50 siklus pengisian. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Luar Negeri
Dua Tahun Lalu Alvin Tedjo,...
Advertisement
Warga Asli Minang Itu Menjadi Orang Nomor Satu di Kota Mississauda, Kanada   

Warga Asli Minang Itu Menjadi Orang Nomor Satu di Kota Mississauda, Kanada  

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.