Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BoJ Bersiap Menaikkan Suku Bunga Di Bawah Tekanan Inflasi dan AS

1 Rabu, 16 Sep 2026, 20:00 WIB | Oleh:

"Biaya ekonomi dan politik akibat mengecewakan pasar dan AS telah menjadi terlalu besar untuk diabaikan oleh BoJ dan pemerintah," ia memperingatkan.

Dalam sebuah percakapan pada bulan Agustus dengan Gubernur BoJ Kazuo Ueda, Bessent menyatakan "dukungan kuat terhadap langkah-langkah tegas Jepang di pasar dan kebijakan moneter untuk mengatasi nilai yen yang jauh di bawah harga wajarnya (undervaluation)".

"Setelah bertahun-tahun menerapkan kebijakan yang sangat akomodatif hingga tahun 2024, langkah lambat Bank of Japan menuju normalisasi suku bunga merupakan faktor utama di balik lemahnya nilai tukar yen," kata Nakao.

Yen yang lemah cenderung membuat barang impor menjadi lebih mahal, sehingga memicu inflasi. Meskipun hal ini dapat memperkuat daya saing eksportir Jepang, "dampak negatifnya—yaitu penurunan daya beli yang membebani konsumsi dan investasi—belum dipahami sepenuhnya," peringat Nakao.

Yang terpenting, untuk mendukung nilai tukar yen, "penting bagi pemerintah Jepang untuk mengurangi utang yang beredar dan menjaga kepercayaan pasar."

Kebijakan fiskal Perdana Menteri Sanae Takaichi, yang mengutamakan stimulus besar-besaran dengan peningkatan belanja publik—terutama untuk sektor pertahanan dan keringanan pajak—tengah membuat para investor khawatir.

Imbal hasil (yield) obligasi pemerintah Jepang tenor 10 tahun naik melampaui tiga persen pada hari Selasa, mencapai level tertinggi sejak tahun 1996.

Sentimen negatif pasar juga bertambah dengan disetujuinya kebijakan Jepang pada hari Selasa untuk memangkas pajak penjualan bahan makanan secara drastis, yang akan mulai berlaku pada bulan April.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Olahraga
Marukawa Jadi Mimpi Buruk P...
Luar Negeri
Peretasan Kripto, Bagaimana...
Luar Negeri
AS, Korea Selatan, dan Jepa...
Advertisement
Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.