Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BoJ Bersiap Menaikkan Suku Bunga Di Bawah Tekanan Inflasi dan AS

📅 Rabu, 16 Sep 2026, 20:00 WIB | Oleh:
BoJ Bersiap Menaikkan Suku Bunga Di Bawah Tekanan Inflasi dan AS Doc: Antara
Ket. Bank of Japan (BOJ) akan terus menaikkan suku bunga acuannya untuk memastikan bank sentral tersebut tidak terlambat dalam upayanya memerangi inflasi.

TOKYO - Bank Sentral Jepang atau Bank of Japan (BoJ) dilaporkan tengah bersiap menaikkan suku bunga lagi pada hari Jumat (18/9) untuk melawan inflasi yang dipicu oleh melonjaknya harga energi dan untuk mendukung yen, di bawah pengawasan ketat Washington.

Pasar menantikan keputusan Federal Reserve Amerika Serikat pada hari Rabu (16/9), setelah Bank Sentral Eropa mengumumkan kenaikan suku bunga pekan lalu.

Bagi BoJ, yang akan mengadakan pertemuan pada hari Kamis dan Jumat, ketegangan tidak terlalu besar: beberapa anggotanya sendiri telah mengirimkan sinyal yang menunjukkan bahwa mereka akan menaikkan suku bunga acuan sebesar 0,25 poin persentase menjadi 1,25 persen, level tertinggi dalam lebih dari tiga dekade.

Tekanan terhadap para pejabat semakin meningkat untuk menaikkan biaya pinjaman karena lonjakan harga minyak yang disebabkan oleh krisis Timur Tengah, yang tampaknya belum akan berakhir dalam waktu dekat, diperkirakan akan terus memberikan tekanan ke atas pada inflasi.

Sementara itu, nilai tukar yen yang rendah juga mendorong kenaikan biaya barang impor.

Inflasi meningkat pada bulan Juli menuju target dua persen yang ditetapkan oleh BoJ.

"Kenaikan suku bunga menjadi 1,25 persen pada pertemuan kebijakan bulan September sudah diperhitungkan," kata Takehiko Nakao, mantan kepala mata uang Jepang dan mantan presiden Bank Pembangunan Asia.

"Menghadapi inflasi yang meningkat, suku bunga harus dinaikkan tepat waktu untuk mengendalikannya. Jika responsnya tertunda... Anda mungkin akhirnya tidak punya pilihan selain menaikkan suku bunga secara tajam," tambahnya.

Hal ini menunjukkan kemungkinan kenaikan tarif lebih lanjut yang terjadi dalam waktu berdekatan seiring berlanjutnya perang di Timur Tengah.

"Kami memperkirakan inflasi, tidak termasuk makanan segar dan energi, akan meningkat lebih lanjut menuju 2,5 persen pada awal tahun depan," kata Marcel Thieliant dari Capital Economics.

"Dan jika pemerintah tidak melanjutkan subsidi untuk listrik dan gas, biaya pembangkitan yang lebih tinggi dapat mendorong inflasi utama jauh di atas tiga persen," kata Thieliant, yang memperkirakan suku bunga akan mencapai dua persen pada pertengahan tahun 2027.

Yen yang Lemah

Bank sentral juga berniat untuk memberikan dukungan kepada yen, yang jatuh pada bulan Juli ke level terlemahnya terhadap dolar dalam 40 tahun, mendorong intervensi bersama bersejarah di pasar valuta asing oleh Amerika Serikat dan Jepang untuk memberikan dukungan.

Unit tersebut terutama terbebani oleh kesenjangan yang lebar antara suku bunga Jepang yang masih rendah dan suku bunga Federal Reserve, yang mendorong investor untuk lebih memilih aset berdenominasi dolar yang memberikan imbal hasil lebih tinggi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Wisata
Kemenpar: Penutupan Bromo t...
Advertisement
Indonesia Resmi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Lengkap Timnas Garuda

Indonesia Resmi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Lengkap Timnas Garuda

16 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.