Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi dari Paparan Abu Vulkanik
📅 Senin, 07 Sep 2026, 22:37 WIB | Oleh: Tim PenulisDokter Sukamto menekankan pentingnya memastikan masker menutup area mulut dan hidung dengan baik agar debu tidak masuk ke dalam tubuh.
"Ganti masker bila sudah basah, kotor, atau tersumbat abu," katanya.
"Untuk anak kecil, masker N95 umumnya tidak bisa rapat di wajah mereka, sehingga perlindungan terbaik adalah tetap berada di dalam rumah," ia menambahkan.
Beberapa gunung api di Indonesia belakangan mengalami erupsi dalam waktu yang berdekatan, termasuk Gunung Anak Krakatau, Ibu, Semeru, Lewotobi Laki-laki, Ili Lewotolok, dan Sinabung.
Menurut informasi yang dibagikan melalui akun media sosial resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), persebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda pada 7 September 2026 pukul 15.00 WIB teridentifikasi mengarah ke bagian wilayah Banten, Jawa Barat, Lampung, dan Bengkulu.
Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kementerian Kesehatan Imran Pambudi mengatakan bahwa paparan abu vulkanik yang mengandung partikel tajam dan bersifat asam bisa membahayakan paru-paru.
Oleh karena itu, pemerintah menganjurkan warga memakai alat perlindungan seperti masker guna menekan dampak paparan abu vulkanik akibat erupsi gunung berapi terhadap kesehatan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!