Ponorogo Catat 54 Karhutla, Luas Area Terdampak Capai 189 Hektare
📅 Selasa, 08 Sep 2026, 00:01 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SPONOROGO — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mencatat 54 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sepanjang musim kemarau hingga 31 Agustus 2026.
Dikutip dari Antara, Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo Masun mengatakan, total area yang terdampak kebakaran mencapai 189,11 hektare. Karhutla tersebut tersebar di 13 kecamatan dan 38 desa, meliputi kawasan hutan, hutan rakyat, hingga lahan milik masyarakat.
"Beberapa wilayah yang cukup rawan antara lain Balong, Slahung, Jambon, Bungkal, dan Sambit. Masing-masing tercatat mengalami lebih dari empat sampai lima kejadian kebakaran," kata Masun, Senin (7/9).
Menurut Masun, kondisi cuaca kering selama musim kemarau meningkatkan risiko terjadinya kebakaran. Angin kencang dan vegetasi yang mengering juga dapat mempercepat penyebaran api.
BPBD bersama TNI, Polri, relawan, dan masyarakat melakukan penanganan serta pemadaman setiap terjadi kebakaran untuk mencegah api meluas.
Sebaiknya Anda baca juga:
Masun mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar. Masyarakat juga diminta memastikan sumber api benar-benar padam setelah digunakan.
"Kami mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar. Jangan pula meninggalkan sumber api begitu saja. Dengan kondisi angin kencang dan banyaknya daun kering, api sangat cepat merambat," ujarnya.
BPBD memperkirakan musim kemarau masih berlangsung hingga September. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran.
Pencegahan dilakukan melalui patroli, sosialisasi, serta koordinasi lintas instansi untuk menekan kejadian karhutla di wilayah Ponorogo.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!